Wakapolri Tinjau Progres Pembangunan SMA KTB di Bogor

Pilarportal.com, BOGOR — Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) yang berlokasi di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026).

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan perlengkapan masjid secara simbolis kepada pengelola sekolah. Wakapolri hadir bersama perwakilan Yayasan Karabangsa, unsur filantropi, jajaran Polda Jawa Barat, serta Polres setempat.

Dalam keterangannya kepada awak media, Wakapolri menyampaikan bahwa pembangunan SMA KTB merupakan bagian dari komitmen Polri mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Hari ini kami bersama Yayasan Karabangsa dan seluruh stakeholder melihat langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Ini adalah bentuk kontribusi nyata Polri dalam dunia pendidikan,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Ia menjelaskan, SMA KTB merupakan salah satu sekolah unggulan nasional yang dihadirkan Polri, dengan fokus pada pembinaan karakter, akademik, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan. Dari sepuluh sekolah unggulan yang menjadi kebijakan pemerintah, Polri berkontribusi melalui pendirian SMA KTB.

BACA JUGA  Wakapolri Tinjau SPPG Polri Gedawang, Siap Produksi 4.100 Porsi Makanan Bergizi per Hari

“Bapak Kapolri berkomitmen menyiapkan generasi muda Indonesia yang unggul dan berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan SMA KTB Gunung Sindur telah mencapai 43 persen dalam waktu sekitar lima setengah bulan, melampaui target awal sebesar 40 persen.

“Artinya kita sudah melampaui target. Kami optimistis pada Juli 2026 nanti, sekolah ini sudah siap digunakan oleh para siswa,” jelas Wakapolri.

SMA KTB Gunung Sindur nantinya akan digunakan oleh siswa angkatan pertama yang saat ini menjalani pendidikan di SMA Global Darussalam Yogyakarta, sekaligus menjadi lokasi belajar bagi angkatan kedua yang direncanakan mulai masuk tahun ajaran baru.

Diketahui, angkatan pertama SMA KTB berjumlah 120 siswa, sementara angkatan kedua direncanakan sebanyak 180 siswa. Proses seleksi angkatan kedua telah dilaksanakan pada akhir pekan lalu dan diikuti oleh lebih dari 14.000 siswa SMP dari seluruh Indonesia.

“Seleksi dilakukan menggunakan standar tes nasional sekolah unggulan dengan kriteria khusus. Dari lebih 14.000 peserta, akan disaring menjadi sekitar 3.000 peserta tingkat provinsi, kemudian sekitar 400 peserta di tingkat pusat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Wakapolri Tinjau SPPG di NTT, Polri Siap Bangun 98 SPPG Baru di Wilayah 3T

Seleksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026, sedangkan seleksi tingkat pusat akan dilaksanakan di Akademi Kepolisian (Akpol). Penetapan siswa terpilih direncanakan setelah Hari Raya Idulfitri.

Wakapolri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pembangunan SMA KTB, mulai dari unsur filantropi, kontraktor, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga warga sekitar.

“Dukungan masyarakat sangat luar biasa karena sekolah ini mempersiapkan aset-aset bangsa. Tidak ada negara maju tanpa sumber daya manusia yang unggul,” katanya.

Ia menambahkan, lulusan SMA KTB diproyeksikan dapat melanjutkan pendidikan ke universitas terbaik di dalam dan luar negeri, serta berbagai akademi unggulan di Indonesia. Kehadiran SMA KTB juga sejalan dengan dukungan Polri terhadap program sekolah rakyat yang digagas pemerintah.

“Melalui sekolah unggulan ini, kita sedang mempersiapkan kader-kader terbaik bangsa,” pungkas Wakapolri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *