Cadangan Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton, Bapanas Sebut Tertinggi Sepanjang Sejarah

Jumat, 12 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan cadangan beras pemerintah (CBP) yang mencapai 5,3 juta ton menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global dan tekanan inflasi pangan dunia.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan cadangan beras pemerintah (CBP) yang mencapai 5,3 juta ton menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global dan tekanan inflasi pangan dunia.

Jakarta, Pilarportal.com Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan cadangan beras pemerintah (CBP) yang mencapai 5,3 juta ton menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global dan tekanan inflasi pangan dunia.

Ketua Tim Kerja Stabilisasi Pasokan Pangan Bapanas, Yudhi Harsatriadi Sandyatma, mengatakan jumlah cadangan beras yang dikelola Perum Bulog tersebut merupakan capaian tertinggi sepanjang sejarah dan mencerminkan semakin kuatnya ketahanan pangan Indonesia.

Menurut Yudhi, ketersediaan stok beras yang memadai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengantisipasi gejolak harga pangan di dalam negeri. Hingga saat ini, stok beras pemerintah tercatat mencapai 5,33 juta ton.

Bapanas menilai ketersediaan dan keterjangkauan pangan merupakan dua pilar utama dalam pengendalian inflasi pangan. Karena itu, pemerintah terus memperkuat berbagai instrumen stabilisasi melalui penguatan stok nasional dan pengawasan distribusi pangan.

Untuk mendukung langkah tersebut, pemerintah membentuk Satuan Tugas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan Tahun 2026.

Satgas ini melibatkan berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum guna memastikan kepatuhan terhadap Harga Acuan Pemerintah (HAP), Harga Eceran Tertinggi (HET), mutu, dan keamanan pangan.

Selain pengawasan, pemerintah juga terus menggencarkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Hingga 8 Juni 2026, program tersebut telah dilaksanakan sebanyak 5.237 kali di 36 provinsi dan 377 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali menegaskan bahwa berbagai program pengendalian inflasi pangan tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas harga saat ini, tetapi juga memperkuat sistem pangan nasional agar lebih tangguh menghadapi perubahan iklim, tantangan global, dan peningkatan kebutuhan menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Selvi Gibran Dorong UMKM Naik Kelas Saat Buka Bazar Kreasi Bhayangkari 2026
Presiden Prabowo Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Presiden Prabowo: Perwira TNI-Polri Milik Bangsa, Utamakan Kepentingan Rakyat dan Negara
Di Forum FUKRI: Komandan Teritorial Gereja Bala Keselamatan Indonesia Serukan Perdamaian untuk Papua
Presiden Prabowo Hormati Mendiang Sheikh Hamad, Tegaskan Persahabatan Indonesia dan Qatar
Presiden Prabowo Resmikan Proyek LNG Abadi Masela Senilai Rp340 Triliun
Presiden Prabowo Bahas Ekonomi Nasional dan Percepatan GovTech Bersama DEN
Presiden Prabowo Terima Thaksin Shinawatra, ini yang Dibahas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:45

Selvi Gibran Dorong UMKM Naik Kelas Saat Buka Bazar Kreasi Bhayangkari 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:33

Presiden Prabowo Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:16

Presiden Prabowo: Perwira TNI-Polri Milik Bangsa, Utamakan Kepentingan Rakyat dan Negara

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:06

Di Forum FUKRI: Komandan Teritorial Gereja Bala Keselamatan Indonesia Serukan Perdamaian untuk Papua

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:19

Presiden Prabowo Hormati Mendiang Sheikh Hamad, Tegaskan Persahabatan Indonesia dan Qatar

Berita Terbaru