Pilarportal.com, Manado -– Direktorat Intelkam Polda Sulawesi Utara (Sulut) menggelar seminar sehari bertajuk, “Bijak Medsos Hoax Nyingkir, Mahasiswa Kritis Ekstrimisme Minggir”, di kampus Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Kotamobagu, pada Rabu (12/10/2022).
Seminar tersebut dihadiri oleh Direktur Intelkam Polda Sulut, Kombes Pol Albert Sihombing selaku narasumber, Wakil Rektor IAIM Kotamobagu, Muhamad Subagiah beserta beberapa dosen, dengan peserta kurang lebih 70 mahasiswa IAIM.Direktur Intelkam Polda Sulut mengatakan, seminar sehari ini merupakan implementasi dari program Polda Goes to Campus.
“Maksud dan tujuan seminar ini untuk membekali mahasiswa terkait ancaman dan potensi hoax serta ekstrimisme di dunia maya, sehingga mahasiswa lebih informatif,” ujar Kombes Pol Sihombing.
Dirinya kemudian mengulas bagaimana cara untuk mengetahui hoax dan ekstrimisme.
“Yakni kita harus lebih obyektif sebelum mengambil keputusan, harus didukung dengan informasi yang benar, kemudian analisa, dan didukung dengan sikap yang bertanggungjawab,” jelas Kombes Pol Sihombing.
Menurutnya, ekstrimisme adalah keyakinan yang menyimpang, tindakan yang melanggar, adanya ancaman sehingga mengganggu orang lain, dan bahkan mendukung perbuatan yang mengancam.
“Mendukung perbuatan yang merugikan dan mendukung keyakinan yang menyesatkan pun itu sudah dikatakan ekstrim,” terang Kombes Pol Sihombing.
Untuk itulah, pada seminar ini dirinya mengajak mahasiswa jika ada informasi, sebelum share wajib check and recheck.
“Kalau tidak yakin, agar dikonfirmasikan kepada yang lebih tahu. Segala sesuatunya harus berbasis data, ada logikanya, dan kita harus mampu berpikir kritis. Dengan sendirinya, kita bukan hanya mengetahui ciri-ciri, tapi akan mengetahui itu hoax atau ekstrim. Ekstrim itu biasanya sesuatu yang berlebihan. Pada seminar ini saya mengajak mahasiswa lebih memiliki kepekaan untuk menjadi seorang yang kritis, berpikir terbuka, obyektif dalam mencermati masalah dengan memberikan setidaknya pijakan, apa itu ekstrimisme,” papar Kombes Pol Sihombing.
Pada kesempatan ini Kombes Pol Sihombing juga memberikan beberapa cara untuk menangkal hoax dan ekstrimisme khususnya di kalangan civitas akademika. Di antaranya, mahasiswa harus mampu berpikir kritis dan harus bisa menjadi bagian dari masyarakat moderen.