Polda Sulut Gelar Seminar Bijak Bermedsos Cegah Hoax dan Ekstrimisme di IAIM Kotamobagu

Kamis, 13 Oktober 2022 - 18:17 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Direktorat Intelkam Polda Sulawesi Utara (Sulut) menggelar seminar sehari bertajuk, “Bijak Medsos Hoax Nyingkir, Mahasiswa Kritis Ekstrimisme Minggir”, di kampus Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Kotamobagu, pada Rabu (12/10/2022).

Pilarportal.com, Manado -– Direktorat Intelkam Polda Sulawesi Utara (Sulut) menggelar seminar sehari bertajuk, “Bijak Medsos Hoax Nyingkir, Mahasiswa Kritis Ekstrimisme Minggir”, di kampus Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Kotamobagu, pada Rabu (12/10/2022).

Seminar tersebut dihadiri oleh Direktur Intelkam Polda Sulut, Kombes Pol Albert Sihombing selaku narasumber, Wakil Rektor IAIM Kotamobagu, Muhamad Subagiah beserta beberapa dosen, dengan peserta kurang lebih 70 mahasiswa IAIM.

Direktur Intelkam Polda Sulut mengatakan, seminar sehari ini merupakan implementasi dari program Polda Goes to Campus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Maksud dan tujuan seminar ini untuk membekali mahasiswa terkait ancaman dan potensi hoax serta ekstrimisme di dunia maya, sehingga mahasiswa lebih informatif,” ujar Kombes Pol Sihombing.

Dirinya kemudian mengulas bagaimana cara untuk mengetahui hoax dan ekstrimisme.

“Yakni kita harus lebih obyektif sebelum mengambil keputusan, harus didukung dengan informasi yang benar, kemudian analisa, dan didukung dengan sikap yang bertanggungjawab,” jelas Kombes Pol Sihombing.

Menurutnya, ekstrimisme adalah keyakinan yang menyimpang, tindakan yang melanggar, adanya ancaman sehingga mengganggu orang lain, dan bahkan mendukung perbuatan yang mengancam.

“Mendukung perbuatan yang merugikan dan mendukung keyakinan yang menyesatkan pun itu sudah dikatakan ekstrim,” terang Kombes Pol Sihombing.

Untuk itulah, pada seminar ini dirinya mengajak mahasiswa jika ada informasi, sebelum share wajib check and recheck.

“Kalau tidak yakin, agar dikonfirmasikan kepada yang lebih tahu. Segala sesuatunya harus berbasis data, ada logikanya, dan kita harus mampu berpikir kritis. Dengan sendirinya, kita bukan hanya mengetahui ciri-ciri, tapi akan mengetahui itu hoax atau ekstrim. Ekstrim itu biasanya sesuatu yang berlebihan. Pada seminar ini saya mengajak mahasiswa lebih memiliki kepekaan untuk menjadi seorang yang kritis, berpikir terbuka, obyektif dalam mencermati masalah dengan memberikan setidaknya pijakan, apa itu ekstrimisme,” papar Kombes Pol Sihombing.

Pada kesempatan ini Kombes Pol Sihombing juga memberikan beberapa cara untuk menangkal hoax dan ekstrimisme khususnya di kalangan civitas akademika. Di antaranya, mahasiswa harus mampu berpikir kritis dan harus bisa menjadi bagian dari masyarakat moderen.

Berita Terkait

Akpol 90 Dhira Brata Salurkan 500 Paket Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis di Bogor
Polsek Pinogaluman dan PAAP Perkuat Pengawasan Kawasan Konservasi Laut di Bolmut
Polresta Manado Kerahkan 59 Personel Amankan Festival Bung Karno Manado 2026
Diduga Lakukan KDRT, Pria di Remboken Diamankan Tim URC Resmob Polres Minahasa
Polsus dari 8 Instansi Bersaing Jadi Teladan Nasional 2026
Polres Sangihe Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau Kawio dan Marore
Bareskrim Polri Tangkap Buronan Narkoba Australia di Bandara Bali
Menkum: Revisi UU Polri Penting Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:11 WITA

Akpol 90 Dhira Brata Salurkan 500 Paket Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis di Bogor

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:55 WITA

Polresta Manado Kerahkan 59 Personel Amankan Festival Bung Karno Manado 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:34 WITA

Diduga Lakukan KDRT, Pria di Remboken Diamankan Tim URC Resmob Polres Minahasa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:09 WITA

Polsus dari 8 Instansi Bersaing Jadi Teladan Nasional 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:44 WITA

Polres Sangihe Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau Kawio dan Marore

Berita Terbaru

Exit mobile version