Dipimpin Stevi Sumampouw, FKDM Sulut Temui Bupati Minsel Bahas Deteksi Dini Konflik

Minsel, Pilarportal.com – Bupati Minsel Franky Donny Wongkar menerima kunjungan pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Sulawesi Utara periode 2026 di Kantor Bupati Minahasa Selatan, Senin 13 April 2026.

Pertemuan ini menekankan pentingnya penguatan koordinasi dalam mendeteksi dan mencegah potensi konflik di daerah.

Kunjungan tersebut menjadi ajang perkenalan dan silaturahmi, sekaligus membahas tata kelola kepengurusan FKDM di tingkat kabupaten sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem kewaspadaan dini berbasis masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah menetapkan pembentukan FKDM melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur tertanggal 17 Maret 2026.

FKDM merupakan wadah strategis yang dibentuk pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam mendeteksi, mencegah, serta mengantisipasi potensi konflik sosial guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Ketua FKDM Sulut 2026, Stefanus Stevi Sumampouw, menyampaikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi deteksi dini di tengah masyarakat.

“FKDM hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat. Kami berkomitmen untuk memperkuat koordinasi hingga ke tingkat kabupaten/kota, sehingga potensi konflik dapat diidentifikasi lebih awal dan ditangani secara cepat serta tepat,” ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua Rudy Meyvo Rumengan, Sekretaris Fiky Sorongan, serta jajaran pengurus lainnya.

Hadir pula Altin Sualang mewakili Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Utara, bersama para pejabat pimpinan tinggi pratama dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menyambut baik kehadiran FKDM sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas daerah melalui pendekatan kewaspadaan dini berbasis partisipasi masyarakat.

Sinergi antara pemerintah dan FKDM diharapkan mampu menciptakan kondisi yang aman dan kondusif, serta memperkuat respons terhadap berbagai dinamika sosial di Minahasa Selatan.