PilarPortal.com–Minsel- Pemerintah Tumaluntung Satu Kecamatan Tareran, KabupatenMinahasa Selatan (Minsel) mengakui belum mampu melanjutkan penyempurnaan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) di desa Tumaluntung karena pembangunan Awal mengunakan Dana Desa (DD) 2025, hanya sampai pada Pembangunan Fandasi dan tiang Cor. Sementara kelanjutan di tahun 2026 ini, pembiayaan kelanjutan Pembangunan GOR tidak bisa mengunakan dana desa, karena berkurangnya Anggaran DD.
Di tengah tekanan fiskal dan prioritas nasional, memilih fokus menjaga aset yang ada agar tetap berfungsi dan tidak terbengkalai makanya pemerintah desa berinisiatif ditahun 2026 ini, akan melanjutkan pembangunan GOR atau gedung serbaguna dengan cara swadaya masyakat.
Demikian dikatakan Hukumtua Tumaluntung satu Denny Sonny Rumondor ketika ditemui wartawan media ini. Dia menyebut, bahwa untuk menjadikan GOR Tunaluntung satu, sebagai fasilitas olahraga dan gedung pertemuan yang benar-benar representatif dan layak digunakan secara maksimal, dibutuhkan anggaran sangat besar, mencapai sekitar Rp 650.000.000.
“Anggaran sebesar itu tentu tidak kecil. Kondisi keuangan Dana desa saat ini belum memungkinkan untuk melanjutkan pembangunan secara menyeluruh karena ada pengurangan sekitar 500 juta,” kata Rumondor.
Ia menjelaskan, alokasi anggaran pemerintah, pusat seperti Dana Desa saat ini lebih diarahkan pada pada Posyandu, BLT, Koperasi Desa,Bumdes dan dan fisik hanya sekitar 25 juta,
Situasi tersebut berdampak pada keterbatasan untuk membangun Pembangunan GOR Desa dengan mengunakan dana desa.
Rumondor menegaskan, peran pembangunan Desa itu sangat penting untuk diselesaikan karena selain untuk melatih bibit-bibit altlitseperti bulutangis, tenis meja dan lainnya ditingkat desa, GOR tersebut bisa difungsikan sebagai gedung serbaguna yang bisa menambah pendapatan desa.
Dan jika pembangunan GOR desa tidak dilanjutkan itu akan menjadi mubasir dan tidak berguna.
“Daripada dibiarkan maka selaku Hukumtua pilihanan rakyat tentunya akan berusaha mencari dana secara swadaya baik pengadaan kantin desa atau pembuatan proposal untuk warga Tumaluntung satu yang tinggal diluar termasuk pegusaha sukses asal Tumaluntung satu.” ucapnya.
Ditambahkan Rumondor, saya sangat Optimis warga atau pengusaha sukses asal Tumaluntung satu pasti akan bersumbangsi untuk kelanjutan pembangunan GOR di desa ini, karena jika pembangunan ini selesai itu akan sangat membantu warga Tumaluntung saau, baik untuk mencari bibit olaragawan maupun untuk digunakan sebagai gedung serbaguna. (hanny)







