JAKARTA, Pilarportal.com – PT PLN (Persero) meraih dua penghargaan dalam ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026. PLN dinobatkan sebagai Sector Champion kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati posisi Runner Up dalam daftar 100 BUMN dengan layanan terbaik.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya PLN meningkatkan kualitas pelayanan, mulai dari keandalan pasokan listrik, kemudahan akses hingga kecepatan merespons kebutuhan pelanggan.
Danantara Indonesia CX100 Award merupakan inisiatif Danantara Indonesia untuk mengukur sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan perusahaan pelat merah.
Penilaian menggunakan tiga indikator utama, yakni effectiveness atau ketepatan layanan, ease atau kemudahan, serta emotion yang berkaitan dengan kenyamanan pelanggan.
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa kualitas pelayanan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan perusahaan.
Menurutnya, keberhasilan BUMN tidak cukup hanya diukur melalui kinerja bisnis dan operasional, tetapi juga dari kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.
“Di seluruh perusahaan yang sustain kalau kita belajar, kalau kita melihat a build to last company, perusahaan-perusahaan yang hidup lebih dari 100 tahun, jika digali paling dalam apa yang membuat mereka bisa exist? Hanya satu kata, yaitu servis,” ujar Dony.
Ia menilai persaingan dunia usaha kini tidak lagi sebatas kualitas produk maupun harga, melainkan juga pengalaman yang dirasakan pelanggan.
Karena itu, setiap BUMN dituntut menghadirkan pelayanan yang konsisten, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Fokus kami bukan pada siapa yang unggul atau mengalahkan yang lain, melainkan bagaimana momentum ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, khususnya masyarakat luas,” katanya.
PLN Perkuat Digitalisasi dan Respons Gangguan
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk memastikan transformasi pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat.
Menurutnya, keandalan listrik harus diimbangi kemudahan mengakses layanan, penanganan gangguan yang cepat, serta komunikasi yang baik dengan pelanggan.
“Transformasi PLN pada akhirnya harus dirasakan langsung oleh pelanggan. Karena itu, kami tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus meningkatkan kemudahan layanan, mempercepat respons terhadap kebutuhan pelanggan, dan memastikan setiap interaksi dengan PLN memberikan pengalaman yang semakin baik,” ujar Darmawan.
PLN terus memperkuat digitalisasi secara menyeluruh, baik dalam operasional ketenagalistrikan maupun pelayanan langsung kepada masyarakat.
Langkah tersebut mencakup integrasi proses bisnis, pengembangan layanan digital, serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia.
Darmawan menegaskan bahwa kepercayaan pelanggan merupakan fondasi penting bagi PLN dalam menjalankan perannya mendukung pembangunan nasional.
“Ke depan, PLN akan terus bergerak menjadi perusahaan yang semakin andal, semakin mudah diakses, dan semakin memahami kebutuhan pelanggan, sehingga kehadiran listrik benar-benar memberikan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.
PLN Mobile Jadi Andalan Pelayanan
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk mempercepat perbaikan kualitas pelayanan.
Salah satu langkah yang terus dikembangkan adalah optimalisasi aplikasi PLN Mobile sebagai sarana pelayanan kelistrikan berbasis digital.
Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat mengakses berbagai kebutuhan, mulai dari pemasangan listrik baru, perubahan daya, pembayaran tagihan hingga pengaduan gangguan.
PLN juga memperkuat kesiapan petugas lapangan agar penanganan gangguan dan kebutuhan pelanggan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.
“Penghargaan ini kami persembahkan kepada seluruh pelanggan dan insan PLN yang terus menjadi bagian dari perjalanan transformasi perusahaan. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga melalui kerja nyata dan perbaikan berkelanjutan,” ujar Rozy.
Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas yang berhadapan langsung dengan pelanggan, tetapi seluruh bagian perusahaan.
Budaya kerja yang berorientasi pada pelanggan terus diperkuat agar setiap proses pelayanan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pengalaman pelanggan yang baik merupakan hasil dari kerja bersama seluruh insan PLN. Setiap insan PLN didorong untuk memahami bahwa kualitas layanan bukan hanya menjadi tanggung jawab unit pelayanan pelanggan, melainkan tanggung jawab seluruh proses bisnis perusahaan,” pungkas Rozy.
Penulis : Roos Yunita
Editor : Roos Yunita

Komentar Batalkan balasan