Kadis Koperasi dan UMKM Sulut Diterima Kakanwil Ronald Lumbuun

Pilarportal.com — Manado – Kadis, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Utara Ronald Lumbuun bersama Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Rudy Hendra Pakpahan menerima kunjungan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang di ruang kerjanya hari ini, Selasa (16/1).

Kedatangan Kadis Koperasi dan UKM Sulut ini selain untuk bersilahturahmi juga berkoordinasi terkait UMKM. Menanggapi hal ini Kakanwil mengapresiasi kunjungan Tahlis Gallang tersebut dan berharap adanya kerja sama dalam penyelenggaraan pelatihan/bimbingan teknis terkait merek dan Perseroan perorangan bagi UMKM.

Pelatihan bagi UMKM menjadi sangat krusial mengingat peran UMKM yang begitu signifikan bagi pertumbuhan ekonomi bangsa.

“Seperti yang kita ketahui saat konglomerasi banyak yang bertumbangaan akibat krisis yang ditimbulkan Covid-19, secara tidak terduga UMKM bertahan dan membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia bertahan,” ungkap Kakanwil.

Karier Ronald

Ronald memulai karier sebagai calon hakim di PN Bogor pada 2003. Tiga tahun setelahnya, Ronald lalu diangkat sebagai hakim dengan tugas pertama kali di PN Gianyar, Bali.

Empat tahun setelahnya, Ronald dimutasi ke PN Pandeglang. Hakim pratama utama golongan III/c itu kemudian ditugaskan di PN Cibinong sejak 2012 hingga 2015.

Dengan memegang palu, Ronald memutus berbagai kasus. Dari pembunuhan, perdata, narkoba hingga permohonan ganti kelamin seorang anak yang diajukan oleh orang tuanya.

Setelah mengabdi di yudikatif, Ronald beralih profesi menjadi pelayan hukum di Kemenkumham. Bila dulu ia mengadili perkara, Ronald kemudian menjadi penyidik sebagai Kasubdit Penindakan dan Pemantauan Ditjen Kekayaan Intelektual (Ditjen KI). Tidak berapa lama, Ronald dipromosikan menjadi Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan Hak Asasi Manusia Kanwil Kemenkumham Sulawesi Utara (Sulut).

Untuk pendidikan, baik S1, S2, dan S3-nya dihabiskan Ronald di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Depok. Pada saat itu, putra mantan hakim agung Prof Gayus Lumbuun itu menjadi peraih doktor termuda dari FH UI.