Usai Promosikan Lokasi Destinasi Di Minsel, Dispar Minsel Lakukan Pendampingan Destinasi Ekowisata Kapitu

PilarPortal.Com–Minsel- Dinas Pariwisata Minsel terus memacu perkembangan dan kemajuan Destinasi wisata di Kabupaten Minsel, buktinya selain sejumlah lokasi destinasi wisata seperti destinasi Wisata Wiou Lapi, Destinasi wisata desa sidate di pakuweru Utara, Destinasi  wisata Desa Molinow Kecamatan Tenga.

Destinasi wisata Gunung Payung di desa Poopo yang dikenal Lokasi wisata alam populer “Gunung Payung” atau “Negeri di Atas Awan”, yang menawarkan pemandangan panorama awan dari ketinggian,  pantai Teletabis desa Boyong pante kecamatan sinonsayang,   yang unik dengan hamparan perbukitan kecil dan rumput hijau, serta batu-batu refleksi di pesisir , Desa Pinamorongan Kecamatan Tareran Situs budaya Kuntung Watuleley, tempat bersejarah dan sacral, termasuk Watu Tumotowa (batu pelantikan tonaas), sementara destinasi wisata di desa Kaneyan tareran  potensi wisata sejarah, menyimpan peninggalan purbakala seperti Waruga (makam Tua Minahasa) dan Menhir/Watu Tumotowa, Destinasi wisata Kilo Meter Tiga  wisata alam Batu Dinding yang populer untuk olahraga panjat tebing, di kecamatan Amurang, sementara desa sapa terkenal dengan Pantai Sapa, spot santai dan piknik keluarga, Destinasi wisata Pantai Moinit di desa Tawaang kecamatan Tenga, Destinasi wisata Bukit Sasayaban di Kelurahan Buyungon Amurang, Destinasi wisata Kuliner di pantai alar Pondang Amurang, dan sejumlah lokasi destinasi lainnya, kini destinasi Ekowisata Desa Kapitu Kecamatan Amurang Barat, yang kini sedang dalam pendampingan Dinas Pariwisata Minsel.

BACA JUGA  2025 Dinas Pariwisata Minsel lampaui Target Hingga 138 Persen, 2026 Lakukan Evaluasi PAD

Demikian disampaikan Kadis Pariwisata Minsel Evert F Kawalo SE.

Menurut Kawalo Destinasi-destinasi ini menawarkan pengalaman wisata alam dan sejarah yang autentik, didukung oleh keramahan warga lokal dan budaya Minahasa yang kental  bahkan Destinasi Ekowisata Kapitu akan dilakukan rehabilitasi terumbu karang, penanaman mangrove di kawasan pesisir, serta pengelolaan kebersihan pantai di Desa Kapitu  dengan pengembangan ekonomi biru dan konservasi lingkungan pesisir. Cargill Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR)  kontribusi nyata,bagi masyarakat untuk dijadikan sebagai Desa Ekowisata Kapitu. Makanya instansi teknis melakukan pendampingan dengan pemantapan lokasi Ekowisata desa Kapitu,” Pastinya instansi teknis terus melakukan pendampingin untuk perkembangam ekowisata di desa Kapitu.”.kata Kawalo. (Hanny)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *