Polda Sulut dan Jajaran Siap Amankan Perayaan Paskah 2025 di Sulawesi Utara

Pilarportal.com, ManadoPolda Sulawesi Utara dan jajaran siap melaksanakan pengamanan Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung dan Paskah) di Sulawesi Utara (17-20 April).

Menurut Kabid Humas Polda Sulut AKBP Alamsyah P. Hasibuan, dalam pengamanan kali ini Polda Sulawesi Utara dan jajaran menurunkan sebanyak 2.212 personel. Pengamanan juga melibatkan personel TNI dan Ormas.

“Personel Polri yang diturunkan untuk kegiatan pengamanan, baik dari Poldamaupun polres jajaran sebanyak 2.212. Selain itu juga pengamanan melibatkan personel TNI sebanyak 420 orang dan Ormas sebanyak 24.848 personel,” ungkap Kabid Humas Polda Sulut AKBP Alamsyah P. Hasibuan.

Personel disebar di lokasi pelaksanaan ibadah di gereja-gereja dan juga kegiatan keramaian Paskah lainnya, di Sulawesi Utara.

Selain itu, PoldaSulut juga melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), melibatkan sebanyak 450 personel gabungan Satker PoldaSulawesi Utara.

Apel KRYD tersebut dilaksanakan pada Kamis (17/4/2025) pagi, di lobi utama Mapolda Sulut, dipimpin oleh Kabag Binops Biro Ops Polda Sulut AKBP Hansjen Ratag.

“Harapan kita semua ibadah Paskah dapat berjalan dengan aman dan tertib. Untuk itu kami mengajak kepada seluruh warga masyarakat dapat menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat,” singkat Kabid Humas AKBP Hasibuan.

SEKILAS

Kepolisian Daerah Sulawesi Utara atau PoldaSulut (dulu bernama Komando Daerah Kepolisian (Komdak atau Kodak) XIX/Sulawesi Utara dan Tengah, kemudian menjadi PoldaSulutteng pada 1984-1996) adalah pelaksana tugas Kepolisian RI di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

Sejak tahun 2016, PoldaSulawesi Utara bersama PoldaKalimantan Barat telah naik status menjadi polda tipe A, dipimpin oleh seorang kepala kepolisian daerah yang berpangkat bintang dua atau (Inspektur Jenderal Polisi).

Di bawah kepemimpinan Kapolda Inspektur Jenderal Polisi Drs Royke Lumowa PoldaSulawesi Utara melakukan penggantian lambang dan nama Pataka dari Sarwa Brata Eka menjadi Maesa’an Waya.

Alasan penggantian lambang tersebut yaitu lambang PoldaSulut yang lama dengan gambar kepala anoa merupakan lambang ketika Polda Sulut masih bersama Polda Sulutteng, yang membawahi PoldaSulawesi Utara dan tengah serta Gorontalo. Lambang baru Polda Sulut secara resmi mulai digunakan pada hari Kamis 09 Juli 2020