Hoaks! Foto Raja Salman Serahkan Bantuan Rp100 Miliar kepada Menkeu Purbaya Ternyata Hasil AI

Senin, 18 Mei 2026 - 19:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Viral di media sosial Facebook sebuah unggahan foto yang diklaim memperlihatkan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz menyerahkan bantuan sebesar Rp100 miliar kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Viral di media sosial Facebook sebuah unggahan foto yang diklaim memperlihatkan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz menyerahkan bantuan sebesar Rp100 miliar kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Jakarta, Pilarportal.com Viral di media sosial Facebook sebuah unggahan foto yang diklaim memperlihatkan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz menyerahkan bantuan sebesar Rp100 miliar kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Unggahan tersebut ramai diperbincangkan warganet dan memicu berbagai komentar di media sosial. Namun setelah dilakukan penelusuran fakta, informasi tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, foto yang beredar diketahui merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi artificial intelligence (AI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari Kompas.com, Jumat (15/5/2026), gambar tersebut dianalisis menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan probabilitas hingga 99,9 persen bahwa foto itu dibuat dengan teknologi AI.

Selain itu, tidak ditemukan informasi resmi maupun pernyataan dari pemerintah Indonesia ataupun Kerajaan Arab Saudi terkait adanya penyerahan bantuan senilai Rp100 miliar seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.

Pakar keamanan digital juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap penyebaran konten visual berbasis AI yang kini semakin sulit dibedakan dari foto asli.

BACA JUGA  Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Kunci Keamanan dan Masa Depan Bangsa

Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber terpercaya sebelum mempercayai atau membagikan ulang sebuah unggahan di media sosial.

Fenomena penyebaran hoaks berbasis AI saat ini menjadi tantangan baru di era digital karena teknologi kecerdasan buatan mampu menghasilkan gambar, video, hingga suara yang tampak realistis.

Karena itu, literasi digital dan kemampuan memeriksa fakta menjadi hal penting guna mencegah penyebaran informasi palsu yang dapat menyesatkan publik.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)

Editor : Yudi Mintalangi

Berita Terkait

Presiden Prabowo Sebut Jerman Sumber Inspirasi Inovasi dan Teknologi bagi Indonesia
Boni Hargens Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Kawal Gelombang Demo Juni 2026
Qatar Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia, Prabowo Terima Utusan Emir Qatar
Ratusan Pelajar Meriahkan Penyambutan Presiden Jerman di Istana Merdeka
Presiden Prabowo dan Frank-Walter Steinmeier Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga SDM
Presiden Prabowo Minta Rosan Roeslani Buka Data Positif Investasi Indonesia ke Publik
Kemkomdigi Ingatkan Orang Tua Dampingi Anak Saat Akses Teknologi Digital
JK Temui Prabowo, Bahas Percepatan Energi Bersih dan Ketahanan Energi Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:35 WITA

Presiden Prabowo Sebut Jerman Sumber Inspirasi Inovasi dan Teknologi bagi Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Boni Hargens Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Kawal Gelombang Demo Juni 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:39 WITA

Qatar Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia, Prabowo Terima Utusan Emir Qatar

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:26 WITA

Ratusan Pelajar Meriahkan Penyambutan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:18 WITA

Presiden Prabowo dan Frank-Walter Steinmeier Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga SDM

Berita Terbaru