Panglima TNI: Latihan Gabungan TNI Memiliki Dimensi Taktis, Strategis dan Politis

Selasa, 18 Juli 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.

Pilarportal.com – Jabar – Dalam konteks pertahanan dan keamanan, latihan gabungan (Latgab) TNI memiliki dimensi taktis, strategis serta politis.

Dimana dimensi taktis dan strategis latihan ini diarahkan guna meningkatkan kemampuan perorangan dan satuan jajaran TNI, menguji kesiapsiagaan alutsista TNI serta menguji aplikasi doktrin dan protap operasi gabungan dalam perencanaan dan pelaksanaan kampanye militer.

Sedangkan dalam dimensi politis latihan gabungan TNI merupakan bentuk kontinyunitas dan detteren effect dalam penyelenggaraan keamanan negara di masa damai.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.dalam amanatnya saat membuka Gladi Posko pada Latihan Gabungan TNI Tahun 2023 bertempat di Aula Serasan Sesko TNI Jl. R.A.A. Marta Negara No.3 Bandung Jawa Barat,. Senin (17/7/2023).

Panglima TNI menyampaikan bahwa latihan gabungan TNI kali ini merupakan implementasi dari visi Panglima TNI yaitu sebagai upaya mewujudkan TNI sebagai Patriot NKRI, Prajurit TNI yang profesional, modern dan tangguh serta kebulatan tekad untuk memberikan pengabdian terbaik bagi Bangsa dan Negara.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Laksamana TNI Yudo Margono menetapkan empat program prioritas, pertama pembangunan sumber daya manusia TNI yang unggul, kedua; kesiapan operasional satuan-satuan TNI yang tinggi dan siap digerakan dalam hitungan jam, ketiga; penguatan konsep operasi gabungan dan keempat reformasi birokrasi dan perubahan kultur organisasi ditubuh TNI.

“TNI yang memiliki karakter Patriot akan membuat TNI semakin kuat dan TNI yang kuat akan menjadikan rakyat serta negara Indonesia semakin bermartabat di mata dunia”, ucap Laksamana TNI Yudo Margono.

Lebih lanjut Panglima TNI berharap supaya latihan ini bisa menujukkan kepada negara-negara lain, sejauh mana kemampuan dan profesionalisme para prajurit dan Alutsista TNI dalam menangkal dan menindak beragam ancaman terhadap kedaulatan negara.

Latihan gabungan TNI yang akan dilaksanakan pada tahun ini merupakan program prioritas ketiga. Sudah empat tahun latihan gabungan tidak dilaksanakan.

”Meski dengan keterbatasan anggaran, latihan ini akan tetap kita laksanakan. Kita akan memodifikasi kuantitas peserta dan Alutsista yang terlibat latihan, namun saya tidak ingin menurunkan kualitas latihan”, tegas Panglima TNI.(puspen tni)

Berita Terkait

Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Puluhan Ribu Warga Hadir
Presiden Prabowo Disambut Ribuan Warga Jombang Jelang Muktamar ke-35 NU
Ekonomi Global Diproyeksi Bangkit pada 2027, Menkeu Ungkap Kekuatan Ekonomi Indonesia
Konvensi RSKKNI Perancang Regulasi Perkuat Standardisasi Kompetensi Profesi Perancang Peraturan
Pangdam XIII/Mdk Cek Progres Pembangunan Markas Yonif TP 915/Bitu’o di Boalemo
Presiden Prabowo Optimistis Indonesia Capai Swasembada Energi, PLTS 100 GWp Dikebut Tiga Tahun
Kapal Perang China MV Chen Jing Run Sandar di Bitung, Kodaeral VIII Gelar Penyambutan Merplug
Presiden Prabowo Kerahkan Helikopter Tangani Karhutla Kalimantan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:05

Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Puluhan Ribu Warga Hadir

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:56

Presiden Prabowo Disambut Ribuan Warga Jombang Jelang Muktamar ke-35 NU

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:25

Ekonomi Global Diproyeksi Bangkit pada 2027, Menkeu Ungkap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:42

Konvensi RSKKNI Perancang Regulasi Perkuat Standardisasi Kompetensi Profesi Perancang Peraturan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:11

Pangdam XIII/Mdk Cek Progres Pembangunan Markas Yonif TP 915/Bitu’o di Boalemo

Berita Terbaru

Exit mobile version