Kakorsabhara Ajak Tingkatkan Sertifikasi Pengamanan Objek Vital Nasional dan Tertentu

Kamis, 19 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Jakarta – Baharkam Polri menggelar Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas dan Objek Tertentu Tahun Anggaran 2025. Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si., memimpin acara sosialisasi tersebut.

Sosialisasi digelar dengan tema
“Melalui Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Kita Tingkatkan Profesionalisme dan Sinergitas Polri dengan Pengelola Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu Guna Mewujudkan Asta Cita”.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas Polri, khususnya Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri dengan stakeholder terkait. Dengan begitu, dapat memaksimalkan fungsi manajemen pengamanan Obvitnas menuju Indonesia Emas 2045.

Kami melaksanakan kegiatan sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan kepada seluruh jajaran objek vital nasional dan objek vital tertentu yang berada di seluruh Indonesia.

“Kami mengundang kurang lebih 100 perusahaan objek vital dengan tujuan utama supaya mereka melaksanakan kegiatan-kegiatan pengamanan sesuai dengan standar yang telah diberikan oleh Polri, khususnya dari kami jajaran Korsabhara,” jelas Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Drs. M.H. Ritonga, M.Si, Rabu (18/6/25).

Ia menerangkan, dalam momentum ini juga diberikan penghargaan kepada 2 perusahaan, yaitu Cikarang Listrikindo yang berada di Bekasi dan PT Pupuk Iskandar di Aceh.

Penghargaan diberikan karena mereka pada tahun ini telah mendapatkan sertifikat dengan nilai gold.

“Sehingga kami mengundang mereka supaya mereka juga bisa mempresentasikan kepada rekan-rekan yang lain untuk nantinya bersama-sama mau melaksanakan kerja sama dengan kami, khususnya melaksanakan kegiatan modifikasi ini,” ujarnya.

Menurut data, ujarnya, ada 1.981 objek vital nasional dan objek vital tertentu yang sudah tercatat.

Dari jumlah 1.981 itu, baru 82 yang sudah tersertifikasi.

“Harapannya dengan sosialisasi ini jumlah yang lainnya yang masih sekitar 1.900 itu mereka mau melaksanakan kegiatan SMP terutama mereka melaksanakan kegiatan di awal-awal terlebih dahulu seperti melaksanakan kesepakatan dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Berita Terkait

Kapolri Letakkan Batu Pertama Mapolda DIY, Usung Konsep Smart City Canggih
Desk Ketenagakerjaan Polri Jadi Garda Depan Perlindungan Buruh, Ini Kata Wakapolri
Buruh Apresiasi Kapolri atas Desk Ketenagakerjaan, Dinilai Bantu Selesaikan Masalah Pekerja
Bareskrim Bongkar Penyelewengan LPG Subsidi di Klaten, 1.465 Tabung Disita
May Day 2026: Polri Jamin Aksi Buruh Aman, Tekankan Pendekatan Humanis
Polri Siap Diterjunkan ke Arab Saudi, Perkuat Perlindungan Jemaah Haji Indonesia
Meski Aksi Buruh Diundur, Polda Sulut Tetap Kerahkan Pengamanan Maksimal
Rumah Warga di Manado Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp700 Juta

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:11 WITA

Kapolri Letakkan Batu Pertama Mapolda DIY, Usung Konsep Smart City Canggih

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:02 WITA

Desk Ketenagakerjaan Polri Jadi Garda Depan Perlindungan Buruh, Ini Kata Wakapolri

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:44 WITA

Buruh Apresiasi Kapolri atas Desk Ketenagakerjaan, Dinilai Bantu Selesaikan Masalah Pekerja

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:18 WITA

Bareskrim Bongkar Penyelewengan LPG Subsidi di Klaten, 1.465 Tabung Disita

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:58 WITA

May Day 2026: Polri Jamin Aksi Buruh Aman, Tekankan Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Exit mobile version