MINSEL, Pilarportal.com – Suasana penuh sukacita dan doa mewarnai ibadah Malam Pujian dan Doa Kemerdekaan (MPDK) yang digelar Gerakan Pembawa Suluh (GPS) Gereja Bala Keselamatan Distrik Minahasa Selatan (Minsel).
Ibadah tersebut berlangsung di Korps Makasili, Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sekitar 120 orang hadir dalam ibadah yang dikemas dalam suasana penuh pujian, penyembahan, dan doa bagi bangsa serta kehidupan pelayanan Gereja Bala Keselamatan.
Kegiatan menghadirkan Mayor Januri sebagai pembicara. Ia mengajak kaum muda dan seluruh jemaat untuk memaknai kemerdekaan bukan hanya sebagai kebebasan secara berbangsa dan bernegara.
Lebih dari itu, kemerdekaan juga harus menjadi kesempatan bagi setiap orang percaya untuk hidup semakin dekat dengan Tuhan.
Dalam pesannya, Mayor Januri mengangkat tema “Kekudusanmu Bercahaya bagi Segala Bangsa.”
Menurutnya, kehidupan orang percaya seharusnya mampu menjadi kesaksian yang menghadirkan terang Kristus di tengah keluarga, gereja, masyarakat, bahkan bangsa dan negara.
Kekudusan bukan sekadar sesuatu yang terlihat dalam ibadah. Kekudusan harus diwujudkan melalui sikap, perkataan, keputusan, dan cara hidup sehari-hari.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi generasi muda GPS agar tidak hanya aktif dalam kegiatan gereja, tetapi juga memiliki kehidupan yang menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.
Dalam momentum kemerdekaan, para peserta juga diajak untuk membawa Indonesia dalam doa. Doa dipanjatkan agar bangsa Indonesia terus berada dalam penyertaan Tuhan serta diberikan kedamaian dan kesejahteraan.
MPDK menjadi ruang bagi generasi muda untuk berhenti sejenak dari berbagai kesibukan, datang kepada Tuhan, memuji nama-Nya, dan memperbarui komitmen untuk menjadi pembawa terang.
Semangat kemerdekaan pun dipadukan dengan panggilan iman. Kebebasan yang dimiliki sebagai bangsa diharapkan berjalan seiring dengan kebebasan dalam Kristus untuk meninggalkan kehidupan lama dan hidup dalam kehendak Tuhan.
Melalui ibadah tersebut, GPS Distrik Minsel menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi momentum rohani untuk memperkuat iman, mempererat persekutuan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap bangsa.
Bagi para peserta, kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana setiap orang percaya menggunakan kebebasan itu untuk melayani Tuhan dan menjadi terang bagi sesama.
Dengan semangat “Kekudusanmu Bercahaya bagi Segala Bangsa”, GPS Minsel diharapkan terus menjadi generasi muda yang membawa sukacita, menjadi saksi Kristus, serta menghadirkan nilai-nilai kasih dan kebenaran di tengah masyarakat.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM

























Komentar