BOLMONG, Pilarportal.com – Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Utara membantu mengevakuasi seorang lanjut usia (lansia) yang sedang sakit di tengah ketegangan konflik antarwarga Desa Tonom dan Ibolian, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Evakuasi dilakukan di Desa Tataaran, kawasan perbatasan kedua desa. Kondisi lansia yang tidak mampu bergerak secara mandiri membuatnya membutuhkan bantuan untuk menuju tempat yang lebih aman.
Melihat situasi tersebut, personel Brimob turun tangan untuk memastikan warga rentan itu mendapat pertolongan. Langkah ini dilakukan di tengah upaya menjaga keamanan di kawasan yang terdampak konflik.
Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulut, Kompol I Wayan Wimantara, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas, termasuk warga yang tidak terlibat dalam pertikaian.
“Di tengah situasi yang memanas, nilai-nilai kemanusiaan harus tetap dikedepankan. Ada warga yang sedang sakit dan membutuhkan pertolongan. Keselamatan mereka menjadi perhatian kami,” tegasnya.
Menurut Wimantara, tugas personel Brimob tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam keadaan darurat.
Ia memastikan personel berupaya memberikan pertolongan kepada warga yang berada dalam kondisi rentan, terutama lansia dan orang sakit yang kesulitan menyelamatkan diri secara mandiri.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga melindungi masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, terlebih lansia yang sedang sakit dan tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri, kami akan berupaya memberikan pertolongan semaksimal mungkin,” ujarnya.
Wimantara juga mengimbau masyarakat Desa Tonom dan Ibolian agar menahan diri serta menghindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi.
Ia mengajak seluruh pihak mengutamakan keselamatan bersama dan menyelesaikan persoalan melalui dialog agar ketegangan tidak semakin meluas.
“Jangan sampai konflik membuat kita melupakan rasa kemanusiaan. Mari kita jaga diri, keluarga, dan sesama warga. Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan dialog agar situasi kembali aman dan kondusif,” tambahnya.
Evakuasi tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan warga sipil harus tetap diutamakan dalam penanganan konflik. Lansia, orang sakit, perempuan, dan anak-anak membutuhkan perhatian khusus ketika situasi keamanan terganggu.
Kehadiran personel Brimob dalam evakuasi ini menunjukkan pentingnya mengedepankan nilai kemanusiaan sekaligus menjaga keamanan masyarakat di tengah situasi sulit.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM




























Komentar