Polresta Manado Bongkar Peredaran Sabu, 98 Paket Diamankan

Selasa, 20 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid (tengah) saat memimpin konferensi pers di Mako Polresta Manado, Senin (19/1/2026).

MANADO, Pilarportal.com – Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kota Manado. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial GRW (23) bersama 98 paket sabu siap edar.

Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid saat konferensi pers di Mako Polresta Manado, Senin (19/1/2026).

Kapolresta Manado mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba yang merusak generasi muda, khususnya di wilayah hukum Kota Manado.

“Ini hasil kerja keras anggota Satresnarkoba serta dukungan informasi dari masyarakat. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika,” tegas Kombes Pol Irham Halid.

Menurutnya, tersangka diamankan pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 13.30 Wita di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka yang berada di Desa Paniki Baru, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara.

“Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan satu paket besar sabu dan 97 paket kecil sabu, beserta barang bukti pendukung lainnya,” jelas Kapolresta.

Total barang bukti yang berhasil disita berjumlah 98 paket narkotika jenis sabu. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, GRW diduga berperan sebagai pengedar sekaligus pengguna, dan telah menjalankan aktivitas peredaran narkoba sejak Desember 2025.

Polisi memperkirakan, pengungkapan kasus ini telah menyelamatkan sekitar 1.000 warga dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 609 Ayat (2) huruf a dan Pasal 610 Ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun, serta denda hingga Rp2 miliar.

Sebagai penutup, Kapolresta Manado mengimbau masyarakat untuk menjauhi narkoba dan berperan aktif membantu kepolisian dalam memerangi peredaran gelap narkotika.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya peredaran narkotika di lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Keributan di SMA 2 Langowan, Polisi Amankan Enam Orang
Kapolri Perintahkan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau
Tiga Jabatan Strategis Polres Minut Berganti
113 Tersangka Karhutla Ditangani Polri, 4.741 Hektare Terbakar
Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas, 2 WNA Jadi Tersangka
Polwan Talaud Dikerjai, Kejutan HUT ke-78 Berujung Haru
Polres Talaud Cek Kesiapan Peralatan Samapta
Maulid Nabi, Wakapolda Sulut Dorong Peningkatan Kinerja

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 06:33

Keributan di SMA 2 Langowan, Polisi Amankan Enam Orang

Senin, 7 September 2026 - 06:21

Kapolri Perintahkan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:02

Tiga Jabatan Strategis Polres Minut Berganti

Sabtu, 5 September 2026 - 20:40

113 Tersangka Karhutla Ditangani Polri, 4.741 Hektare Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 12:27

Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas, 2 WNA Jadi Tersangka

Berita Terbaru

Exit mobile version