Pemilihan Rektor Unima, Dugaan di Bayangi Money Politik

Selasa, 21 Januari 2025 - 08:48 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,MINAHASA – Pemilihan Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) periode 2025-2029 yang digelar pada Kamis (16/01/2025) di Gedung Rektorat UNIMA menuai kontroversi setelah mencuat dugaan praktik money politik (Politik Uang).

Meskipun berjalan lancar sesuai prosedur, muncul indikasi adanya pengaruh finansial dalam pemungutan suara anggota senat.

Informasi dari sejumlah sumber internal menyebutkan bahwa beberapa anggota senat diduga menerima imbalan uang serta janji fasilitas tertentu untuk memilih salah satu kandidat. Dugaan tersebut semakin menguat dengan adanya laporan bahwa jumlah uang yang ditawarkan mencapai Rp 100 juta per suara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar rumor. Beberapa anggota senat menerima tawaran signifikan menjelang pemilihan,” ungkap salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Hasil pemilihan menunjukkan kemenangan telak Dr. Joseph Philip Kambey, SE.Ak., M.B.A., dengan perolehan 26 suara, mengungguli Recky Harold Elby Sendouw, S.P., M.M., Ph.D., yang memperoleh 13 suara, dan Dr. Ignatius Javier Couturier Tuerah, S.S., M.Pd., dengan 4 suara. Pola suara yang dinilai tidak sesuai tren dukungan sebelumnya memunculkan tanda tanya di kalangan civitas akademika.

“Sangat mencurigakan. Pola suara terlihat seperti ada pengaruh yang tidak sehat,” ujar seorang dosen senior yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNIMA, Dr. Catharina Muliana Girsang, S.H., S.E., M.H., mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak berwenang.

“Kami belum menerima laporan resmi, tetapi jika ada bukti, silakan disampaikan secara formal agar kami dapat menindaklanjutinya sesuai prosedur,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan menegaskan bahwa semua tahapan pemilihan dilakukan sesuai regulasi dan secara transparan.

“Kami memastikan proses berjalan demokratis. Jika ada bukti konkret terkait dugaan pelanggaran, kami siap bekerja sama untuk menyelesaikannya,” katanya.

Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat dugaan money politik berpotensi mencoreng nama baik UNIMA sebagai lembaga pendidikan yang seharusnya menjunjung tinggi nilai integritas. (*)

Berita Terkait

Bupati Robby Dondokambey Imbau Hukum Tua Terpilih Fokus Bangun Desa, Hilangkan Perbedaan
Polres Minahasa Gelar Baksos dan Tali Asih Sambut Hut Bhayangkara Ke-80
Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Minahasa Buka Kompetisi Mobile Legends
MUSDA III KAI Sulut Dihadiri Ketum KAI, John Jesky Sada Terpilih sebagai Ketua
Polda Sulut Sesalkan Aksi Anarkis Saat Demo Mahasiswa di Deprov
Indria Lighaya Suwu Menang Pilhut Desa Koha Timur Siap Bawa Perubahan Positif
Hukum Tua Terpilih Desa Kali Selatan, Altin Bob Pungus Raih 600 Suara
Nicolaus Tangapo Kunci Dibalik Kemenangan Terpilih Hukum Tua Desa Pineleng Dua

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:30 WITA

Bupati Robby Dondokambey Imbau Hukum Tua Terpilih Fokus Bangun Desa, Hilangkan Perbedaan

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:02 WITA

Polres Minahasa Gelar Baksos dan Tali Asih Sambut Hut Bhayangkara Ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:56 WITA

Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Minahasa Buka Kompetisi Mobile Legends

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:57 WITA

MUSDA III KAI Sulut Dihadiri Ketum KAI, John Jesky Sada Terpilih sebagai Ketua

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:36 WITA

Polda Sulut Sesalkan Aksi Anarkis Saat Demo Mahasiswa di Deprov

Berita Terbaru

Exit mobile version