Luwuk, Pilarportal.com – PT PLN (Persero) UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tengah melakukan pemeriksaan bersama program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan Listrik Desa (Lisdes) Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan pemeriksaan lapangan tersebut dilaksanakan melalui PLN UP3 Luwuk di wilayah Kabupaten Banggai dan sekitarnya.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan program BPBL dan Lisdes menjadi bagian penting dalam pemerataan akses energi bagi masyarakat prasejahtera dan wilayah terpencil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pengawasan bersama BPKP dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan sesuai regulasi.
“PLN berkomitmen memastikan seluruh pengerjaan fisik maupun administrasi program BPBL dan Lisdes dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan,” ujar Usman, Kamis (21/5/2026).
Ia menegaskan kehadiran listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim gabungan PLN dan BPKP melakukan verifikasi administrasi penerima manfaat, pengecekan instalasi listrik rumah tangga, serta pengujian fungsi kWh meter.
Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, mengatakan pihaknya membuka seluruh akses data dan informasi guna mendukung pemeriksaan yang objektif.
“Kami ingin memastikan seluruh aspek teknis dan keselamatan ketenagalistrikan telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan PLN,” kata Ridwan.
Ia berharap program BPBL dan Lisdes mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pertumbuhan UMKM di pedesaan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah, Agus Yulianto, mengapresiasi keterbukaan dan sikap kooperatif PLN selama proses pemeriksaan berlangsung.
Menurut Agus, pengawasan bersama penting untuk memastikan program strategis pemerintah memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan negara.
“Dari pengamatan awal, infrastruktur terpasang secara nyata dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Agus.
Program BPBL sendiri merupakan bantuan pemasangan sambungan listrik gratis bagi keluarga tidak mampu yang terdaftar dalam DTKS.
Sedangkan program Lisdes fokus pada pembangunan jaringan listrik dan gardu distribusi untuk menjangkau desa-desa yang belum teraliri listrik.
Melalui sinergi PLN dan BPKP, program pemerataan energi di Sulawesi Tengah diharapkan terus berjalan optimal dan mendorong kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.
Penulis : Roos Yunita
Editor : Roos Yunita























Komentar