Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Peran Besar Presiden Ke-4 RI dalam Reformasi Polri

Ziarah tersebut bukan sekadar agenda seremonial menjelang Hari Bhayangkara

Minggu, 21 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).

JOMBANG, Pilarportal.comKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026.

Kunjungan Kapolri ke makam Gus Dur menjadi momentum untuk mengenang jasa besar tokoh bangsa yang dikenal sebagai pelopor reformasi, pejuang demokrasi, dan simbol toleransi di Indonesia.

Dalam suasana khidmat, Jenderal Listyo Sigit Prabowo memanjatkan doa dan menaburkan bunga di pusara Gus Dur.

Kapolri juga disambut langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Machfudz atau Gus Kikin, sebelum melaksanakan rangkaian ziarah.

Ziarah tersebut bukan sekadar agenda seremonial menjelang Hari Bhayangkara, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap pemikiran dan warisan kebangsaan yang ditinggalkan Gus Dur, khususnya dalam perjalanan reformasi institusi Polri.

Semasa menjabat Presiden Republik Indonesia pada periode 1999 hingga 2001, Gus Dur mendorong berbagai langkah reformasi di bidang politik, demokrasi, dan tata kelola pemerintahan.

Salah satu kebijakan bersejarah yang lahir pada masa kepemimpinannya adalah penguatan profesionalisme Polri melalui pemisahan institusi Kepolisian Republik Indonesia dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pemisahan tersebut kemudian dikukuhkan melalui TAP MPR Nomor VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri serta TAP MPR Nomor VII Tahun 2000 tentang Peran TNI dan Polri.

Kebijakan itu menjadi tonggak penting dalam perjalanan Polri sebagai institusi yang mandiri dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Selain dikenal sebagai tokoh reformasi, Gus Dur juga dikenang sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan keberagaman, toleransi, dan persatuan bangsa. Pemikirannya yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan menjadikannya dikenal luas sebagai “Bapak Pluralisme” Indonesia.

Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, ziarah Kapolri ke makam Gus Dur menjadi pengingat penting bagi seluruh anggota Polri untuk terus menjaga semangat pengabdian, profesionalisme, serta menjunjung nilai-nilai kebangsaan dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Kapolda Cek Pembangunan Satpas SIM Minsel, Pelayanan Warga Jadi Fokus
Tragedi Drag Race Kotamobagu, Kapolda Pastikan Hukum Berjalan
Dirresnarkoba Baru, Kapolda Sulut Kejar Target Bebas Narkoba
Polda Sulut Raih Juara 3 Defile Cosplay di Kapolri Cup 2026
Polri Tegaskan Sertifikat Prestasi Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Polres Bolmong Utara Ajak Paskibraka Jadi Pelopor Kamtibmas
Kapolri Dorong Tapak Suci Jadi Cooling System Hadapi Konflik Sosial dan Hoaks
TIFF 2026: Biddokkes Polda Sulut Siagakan 11 Medis dan 3 Ambulans

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:57

Kapolda Cek Pembangunan Satpas SIM Minsel, Pelayanan Warga Jadi Fokus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:39

Tragedi Drag Race Kotamobagu, Kapolda Pastikan Hukum Berjalan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15

Dirresnarkoba Baru, Kapolda Sulut Kejar Target Bebas Narkoba

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:25

Polda Sulut Raih Juara 3 Defile Cosplay di Kapolri Cup 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:24

Polri Tegaskan Sertifikat Prestasi Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Berita Terbaru

Olahraga

Kanwil Ditjenpas Sulut Perkuat Kekompakan Lewat Olahraga

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:07

Exit mobile version