Indonesia dan Norwegia Perkuat Kerja Sama Perdagangan Karbon, PLN Siap Jalankan Skema Article 6 Paris Agreement

Jumat, 21 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia dan Norwegia kembali memperkuat kerja sama mitigasi perubahan iklim melalui penandatanganan Mutual Expression of Intent Generation-Based Incentive Programme.

Indonesia dan Norwegia kembali memperkuat kerja sama mitigasi perubahan iklim melalui penandatanganan Mutual Expression of Intent Generation-Based Incentive Programme.

Belém, Pilarportal.com — Indonesia dan Norwegia kembali memperkuat kerja sama mitigasi perubahan iklim melalui penandatanganan Mutual Expression of Intent Generation-Based Incentive Programme.

Dokumen kerja sama itu ditandatangani PT PLN (Persero) bersama Global Green Growth Institute (GGGI) di Paviliun Indonesia pada gelaran COP30 di Belém, Brasil, Kamis (13/11).

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian bilateral Indonesia–Norwegia di bawah mekanisme Article 6 Paris Agreement, dengan potensi transaksi karbon yang diproyeksikan menjadi salah satu yang terbesar di dunia, mencapai hingga 12 juta ton CO₂e.

Indonesia Dorong Perdagangan Karbon Berbasis Teknologi

Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menyebut penandatanganan tersebut sebagai tonggak penting dalam transformasi mekanisme karbon Indonesia menuju skema berbasis teknologi.

“Kesepakatan ini menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi pemain utama dalam perdagangan karbon berbasis technology-based solutions. Ini langkah penting setelah kerja sama sebelumnya berfokus pada pendekatan berbasis alam,” ungkap Hanif.

Ia menegaskan arah kebijakan tersebut sejalan dengan prioritas Pemerintah Indonesia dalam memperkuat energi terbarukan dan memperluas kontribusi sektor teknologi dalam pengurangan emisi.

BACA JUGA  PLN UID Suluttenggo Gelar Marketing Award 2025, Perkuat Inovasi Digital dan Layanan Pelanggan

Norwegia: Kolaborasi Ini Baru Permulaan

Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen, menyampaikan optimisme terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Kerja sama ini baru awal dari peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang teknologi rendah karbon dan investasi hijau. Kami percaya Indonesia siap memainkan peran lebih besar dalam mekanisme perdagangan karbon global,” ujarnya.

Eriksen menilai proyek ini akan memberi contoh bagi negara lain serta menciptakan dorongan lebih besar bagi sektor publik dan swasta untuk terlibat dalam perdagangan karbon internasional.

PLN: Langkah Nyata Menuju Pembiayaan Karbon Energi Terbarukan

Dari pihak Indonesia, Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, Evy Haryadi, menegaskan bahwa PLN siap menjalankan mekanisme transaksi karbon dengan dukungan pemerintah.

“Perubahan iklim membutuhkan kerja sama global. Melalui kesepakatan ini, PLN bersama pemerintah menyiapkan fondasi bagi salah satu skema pembiayaan karbon terbesar untuk proyek energi bersih di Indonesia,” jelasnya.

Evy menambahkan bahwa mekanisme tersebut juga membuka peluang bagi pembiayaan energi terbarukan secara lebih sistematis melalui perdagangan karbon lintas negara.

BACA JUGA  18 UMKM Binaan PLN Ramaikan Manado High Street Market 2025

Arah Implementasi: Skema GBI dan Penyusunan MOPA

Kesepakatan ini juga menjadi awal penerapan Generation-Based Incentive (GBI) sebagai dukungan terhadap target Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia.

Tahap berikutnya akan difokuskan pada penyusunan Mitigation Outcome Purchase Agreement (MOPA) untuk pembelian Internationally Transferred Mitigation Outcomes (ITMOs).

Langkah ini diharapkan dapat mendukung penurunan emisi gas rumah kaca, memperkuat bauran energi baru terbarukan, serta mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbasis batubara.

Berita Terkait

GM PLN UID Suluttenggo dan Gubernur Gorontalo Bahas Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan
PLN Periksa Kesiapan PLTMG dan PLTD Luwuk, Jaga Keandalan Listrik
PLN Tolitoli Santuni 28 Anak Yatim dan Duafa pada HLN ke-81
PLN Siapkan 15 SPKLU di Kotamobagu, GM UID Suluttenggo Cek Kesiapan Layanan
PLN Kembangkan Wisata Danau Paisupok, Bangun Fasilitas dan Hadirkan Perahu Listrik
PLN Siapkan Listrik Andal Jelang Peresmian SMA Taruna Nusantara Langowan
PLN Gorontalo Salurkan Sembako kepada 209 Janda Dhuafa
HLN ke-81, PLN Luwuk Santuni 30 Anak Panti Asuhan Al Falah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:05

GM PLN UID Suluttenggo dan Gubernur Gorontalo Bahas Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan

Kamis, 5 November 2026 - 10:31

PLN Periksa Kesiapan PLTMG dan PLTD Luwuk, Jaga Keandalan Listrik

Rabu, 4 November 2026 - 10:05

PLN Tolitoli Santuni 28 Anak Yatim dan Duafa pada HLN ke-81

Selasa, 3 November 2026 - 21:55

PLN Siapkan 15 SPKLU di Kotamobagu, GM UID Suluttenggo Cek Kesiapan Layanan

Senin, 2 November 2026 - 22:24

PLN Kembangkan Wisata Danau Paisupok, Bangun Fasilitas dan Hadirkan Perahu Listrik

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!