Pilarportal.com, Manado – Komandan Divisi Sulawesi Utara, Mayor Jemris Blake memimpin ibadah kesucian yang dirangkaikan dengan Adven Ke-4 di Gereja Bala Keselamatan (GBK) Korps IV Manado, Minggu (21/12/2025).
Dalam ibadah tersebut, Mayor Jemris Blake memilih bacaan Alkitab Mazmur 24:1–10 sebagai bahan perenungan.
Ia menegaskan bahwa Mazmur 24 mengingatkan umat percaya tentang siapa Tuhan dan bagaimana seharusnya sikap hidup manusia di hadapan-Nya.
Pada ayat 1–2, pemazmur menekankan bahwa Tuhan adalah pemilik mutlak atas bumi dan segala isinya.
Hidup manusia sepenuhnya berada dalam kedaulatan Allah, sehingga menuntut sikap rendah hati dan penuh syukur.
Sementara ayat 3–6 berbicara tentang syarat untuk datang ke hadirat Tuhan, yakni memiliki tangan yang bersih dan hati yang murni—bukan hanya dalam perbuatan lahiriah, tetapi juga dalam ketulusan, kejujuran, dan kesetiaan hidup.
Selanjutnya, ayat 7–10 mengajak umat membuka pintu hati bagi Raja Kemuliaan, Tuhan yang kuat dan perkasa. Ketika Tuhan berkuasa dalam hidup manusia, Dia menghadirkan kemenangan, damai sejahtera, dan kemuliaan sejati.
Mayor Jemris juga menjelaskan makna Adven 1 hingga Adven 4, yakni Pengharapan, Kasih, Sukacita, dan Perdamaian.
Ia mengingatkan bahwa Adven bukan hanya tentang kelahiran Yesus, tetapi juga tentang penantian kedatangan-Nya yang kedua kali, bukan sebagai bayi yang tak berdaya, melainkan sebagai Hakim atas seluruh umat manusia.
“Kita tidak tahu kapan hidup kita berakhir. Karena itu mulai sekarang kita harus siap sedia,” ujarnya, sembari membagikan kesaksian pribadinya saat mengalami kondisi kesehatan yang kritis dalam perjalanan menuju Kota Bitung, di mana penglihatannya tiba-tiba kabur saat menyetir.
Ia bersyukur karena pertolongan Tuhan membuatnya dipulihkan.Ia menambahkan, Tuhan mengizinkan umat-Nya memasuki Adven ke-4 merupakan sebuah kehormatan besar.
Menurutnya, semua yang dimiliki manusia akan berlalu, namun kasih Yesus akan senantiasa menyertai.
Menjelang Natal 2025, Mayor Jemris mengajak jemaat meneladani para gembala dan orang Majus yang dengan sungguh-sungguh mencari Yesus yang lahir di Betlehem, serta memanfaatkan momen Natal untuk mempererat persekutuan keluarga.
“Kedatangan Tuhan itulah Adven. Ini saatnya kita mengintrospeksi diri, mengakui dosa, dan datang kepada Yesus, sumber pengampunan,” tutupnya.
Ibadah diakhiri dengan ajakan untuk menyambut Adven ke-4 dan merayakan Natal Yesus Kristus dengan iman, pertobatan, dan pengharapan. Amin.
