MANADO, Pilarportal.com – Wakapolda Sulawesi Utara, Brigjen Pol Awi Setiyono, secara resmi membuka rangkaian kegiatan yang digelar oleh Divisi Hubungan Internasional Polri bersama Komisi Kepolisian Nasional di Mapolda Sulut, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah agenda strategis yang berlangsung intensif, mulai dari sosialisasi keprotokoleran, Sub Regional Border Transnational Crime Liaison Officer (BTN-CLO) Partnership Forum, hingga pelaksanaan English Competency Test (ECT).
Selain itu, tim Kompolnas juga melakukan pengumpulan data terkait kesiapan sumber daya manusia, anggaran, sarana prasarana, serta operasional kepolisian di wilayah Sulawesi Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya mewakili Kapolda Sulut, Wakapolda menegaskan bahwa tantangan tugas kepolisian saat ini semakin kompleks dan tidak lagi terbatas pada lingkup domestik.
Menurutnya, dinamika global turut memengaruhi stabilitas keamanan nasional, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas personel secara berkelanjutan.
“Forum ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan profesionalisme serta kesiapan personel menghadapi ancaman lintas negara,” ujarnya.
Melalui BTN-CLO Partnership Forum, Polri mendorong penguatan kerja sama internasional dengan mengharmonisasikan standar operasional prosedur (SOP) serta meningkatkan komunikasi antarnegara.
Upaya ini dinilai penting dalam menangani berbagai kejahatan transnasional seperti peredaran narkotika, perdagangan manusia, hingga penyelundupan ilegal.
Sementara itu, pelaksanaan English Competency Test (ECT) ditujukan untuk menjaring personel yang memiliki kemampuan bahasa asing memadai.
Personel terpilih nantinya diproyeksikan untuk terlibat dalam forum internasional, baik dalam kegiatan diplomasi keamanan maupun kerja sama global.
Di sisi lain, sosialisasi keprotokoleran difokuskan pada peningkatan keterampilan teknis personel dalam pengurusan dokumen perjalanan dinas seperti paspor dan visa, serta tata cara penerimaan pejabat asing agar berjalan sesuai standar internasional.
Wakapolda berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini secara maksimal sebagai momentum peningkatan kualitas diri dan integritas dalam pelaksanaan tugas.
“Gunakan kesempatan ini untuk memperkuat kompetensi dan meningkatkan respons terhadap berbagai ancaman keamanan lintas negara,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Amur Chandra J. B., Ida Oetari Poernamasasi, serta jajaran Pejabat Utama Polda Sulawesi Utara.
Forum ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Polri di tingkat internasional, sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan keamanan global yang semakin dinamis.
