Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/ UNIFIL Menjadi Role Model Of Gender Integration

Senin, 22 Mei 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Kongo – Pertama dalam sejarah keikutsertaan Indonesia pada misi perdamaian dunia Maritime Task Force (MTF)-United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) sejak Tahun 2009, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N memberikan kesempatan lebih luas kepada Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) melalui keikutsertaan 2 Perwira dan 6 Bintara Kowal. Selain mengawaki peralatan canggih di kapal kombatan serta terlibat dalam kegiatan operasi dan latihan berdasarkan Mandat PBB, juga menjadi bagian dari diplomasi militer, duta kebudayaan dan pariwisata.

Hal inilah yang mendasari Head of Gender Affair Officer UNIFIL beserta tim untuk berkunjung dan menyelenggarakan workshop di KRI Frans Kaisiepo-368 saat kapal melaksanakan Short Maintenance Period di Port of Beirut, Lebanon. Senin (22/05).

Ms. Rana Rahal selaku pimpinan delegasi sangat terkesan dengan dinas dalam gender integration, aktivitas Kowal dan SOP yang diterapkan dalam penanganan pengungsi yang menurutnya merupakan Best Practice dan baru pertama dijumpainya setelah 20 tahun berdinas di UNIFIL.

”Gender integration dan penanganan pengungsi ini akan menjadi rekomendasi saya kepada Head of Mission/ Force Commander untuk menerbitkan regulasi dan SOP dengan mengadopsi apa yang telah dilaksanakan oleh KRI Frans Kaisiepo”, tegas Rana Rahal.

“Workshop ini sangat penting dalam merumuskan beberapa rekomendasi untuk keberhasilan misi PBB.
Apresiasi dari tim Gender Advisory Unit UNIFIL merupakan bukti komitmen kita dalam mencapai tujuan UNIFIL termasuk yang terkait dengan isu gender berdasarkan United Nations Security Council Resolution (UNSCR) 1325 tentang Women Peace and Security”, terang Dansatgas, Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh.

Delegasi meliputi Ms. Rana Rahal, Ms. Celine Youssef, dan Mr. Ibrahim Yousef dari Gender Advisory Unit UNIFIL, Major Annelies Koning dari Staff of Head of Mission/Force Commander, serta LT CDR. Alamin (N1), LT CDR. Sven Kusau (PIO), CPO Michael Liebling (N1.1) dan CPO Franziska Guhlmann dari MTF HQ. Kegiatan diisi dengan presentasi gender integration dalam misi PBB dan Standard Operating Procedure (SOP) penanganan pengungsi oleh Kowal.

Acara dilanjutkan dengan ship tour termasuk meninjau akomodasi Kowal, diikuti dengan Workshop mengambil tema “The Risk Associated with Women and Girls in Conflict/ Post Conflict and Refugee Status”. Kegiatan ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran terhadap isu-isu terkait gender di daerah misi dan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran dalam implementasi mandat PBB.(puspen tni)

Berita Terkait

Ponton Hanyut, Nelayan Asal Minut Ditemukan Anggota TNI AL Selamat di Perairan Tagulandang
Pangdam XIII/Merdeka: TIFF Jadi Ruang Promosi Potensi Sulut
Kasdam XIII/Merdeka Sambut Gubernur Akmil, Bahas Penguatan SDM TNI AD
Kodaeral VIII Tingkatkan Fasilitas Kesehatan, Balai Kesehatan Baru Resmi Dibuka
Pangdam XIII/Mdk Tekankan Kepemimpinan Humanis Saat Rotasi Pejabat Utama
Dankodaeral VIII Resmikan Pos TNI AL Kema, Warga Serbu Pengobatan Gratis
Kodaeral VIII Siapkan Joy Sailing dan Bakti Sosial, Gandeng Pemprov Sulut Sambut HUT Ke-1
Api Terus Meluas di Gunung Soputan, Pangdam XIII/Merdeka Kerahkan Prajurit Bantu Pemadaman

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:12

Ponton Hanyut, Nelayan Asal Minut Ditemukan Anggota TNI AL Selamat di Perairan Tagulandang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:44

Pangdam XIII/Merdeka: TIFF Jadi Ruang Promosi Potensi Sulut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:48

Kasdam XIII/Merdeka Sambut Gubernur Akmil, Bahas Penguatan SDM TNI AD

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:44

Kodaeral VIII Tingkatkan Fasilitas Kesehatan, Balai Kesehatan Baru Resmi Dibuka

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:19

Pangdam XIII/Mdk Tekankan Kepemimpinan Humanis Saat Rotasi Pejabat Utama

Berita Terbaru

Exit mobile version