Kolaborasi PLN – KAI, Siap Elektrifikasi Jalur Kereta Indonesia

Rabu, 22 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Jakarta, 22 Oktober 2025 – PT PLN (Persero) berkomitmen untuk mendukung terciptanya transportasi publik rendah emisi sekaligus efisiensi energi di Indonesia.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan _Memorandum of Understanding_ (MoU) tentang Rencana Kerja Sama Elektrifikasi Jalur Kereta Api bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi di Jakarta Railway Center pada Senin (20/10).

Melalui MoU tersebut, PLN dan KAI akan membentuk tim kerja bersama untuk menyusun kajian teknis, finansial, dan operasional termasuk pemetaan jalur prioritas elektrifikasi di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi mengapresiasi inisiatif kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mewujudkan ketahanan energi nasional dan transportasi publik rendah karbon.

Melalui elektrifikasi ini, tentunya akan menciptakan sistem transportasi publik yang semakin modern, aman, dan ramah lingkungan.

BACA JUGA  PT PLN Catat Penurunan Durasi dan Frekuensi Gangguan di 2024

Apa yang kita lakukan salah satunya adalah mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Ke depannya kereta api sudah tidak perlu lagi menggunakan solar, bahan baku fosil sehingga ketergantungan kita akan impor bahan bakar minyak menjadi berkurang ataupun tidak sama sekali khususnya untuk kereta api,” ujar Dudy.

Dudy mengatakan, elektrifikasi jalur kereta api tidak hanya menghadirkan fasilitas transportasi massal berbasis energi rendah karbon, tetapi juga mendukung efisiensi negara melalui pengurangan impor bahan bakar fosil.

Dirinya berharap nota kesepahaman antara kedua pihak ini dilanjutkan dalam bentuk kerja sama untuk membangun elektrifikasi jalur kereta api di seluruh Indonesia.

“Jadi saya sangat mengapresiasi apa yang menjadi langkah dari PT Kereta Api maupun dari PT PLN yang berinisiatif untuk menyediakan layanan publik yang bersih,” ucapnya.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyebut kerja sama dengan PLN ini sebagai lompatan besar dalam sejarah perkeretaapian nasional.

Ia mengatakan elektrifikasi jalur kereta ini merupakan terobosan pertama yang dilakukan tanpa dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

BACA JUGA  GM PLN Suluttenggo Kunjungi Gudang Material PLN UP3 Manado

“ini merupakan salah satu _breakthrough_. Pertama kali elektrifikasi dari jalur kereta tidak melibatkan pemerintah. Di mana elektrifikasi jalur kereta ini kita lakukan _business to business_, antara PT Kereta Api dengan PT PLN,” ujar Bobby.

Bobby menjelaskan, melalui kerja sama ini PT KAI dapat memperluas jaringan layanan kereta api berbasis listrik dan meningkatkan kualitas pelayanan untuk pelanggan.

“Salah satu programnya kita dengan PLN ini adalah melakukan elektrifikasi dari beberapa jalur kereta yang penting. Antara lain, _quick win_ yang akan kita lakukan itu adalah Padalarang-Cicalengka, yaitu sekitar 40 kilometer.

Kemudian kita bicara juga Rangkasbitung Area, kita bicara juga yang ke Timur, yang ke arah Cikampek.

Kemudian kita bicara juga bagaimana nanti kita melakukan peningkatan elektrifikasi jalur yang ada di Jawa Tengah,” jelas Bobby.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, sebagai _backbone_ ketenagalistrikan nasional, PLN siap mendukung Pemerintah dalam memperkuat infrastruktur transportasi publik yang lebih hijau.

Upaya ini sekaligus mendukung dekarbonisasi di sektor transportasi, selaras dengan target _Net Zero Emissions_.

BACA JUGA  PT PLN Galang Kolaborasi Global untuk Transisi Energi Menuju Swasembada Energi Berkelanjutan

“PLN berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon di sektor transportasi. Melalui kerja sama ini, ke depan kereta api akan menjadi transportasi publik masa depan yang semakin efisien dan ramah lingkungan,” ucapnya.

Darmawan menambahkan, elektrifikasi kereta akan memberikan manfaat strategis dari sisi efisiensi energi dan kemandirian nasional.

Kalau lokomotifnya diubah menjadi energi listrik, efisiensinya 70 persen lebih murah.

“Jadi, emisi gas rumah kacanya akan semakin rendah. Dari energi impor menjadi domestik, energi mahal menjadi murah, sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

GM PLN UID Suluttenggo dan Gubernur Gorontalo Bahas Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan
PLN Periksa Kesiapan PLTMG dan PLTD Luwuk, Jaga Keandalan Listrik
PLN Tolitoli Santuni 28 Anak Yatim dan Duafa pada HLN ke-81
PLN Siapkan 15 SPKLU di Kotamobagu, GM UID Suluttenggo Cek Kesiapan Layanan
PLN Kembangkan Wisata Danau Paisupok, Bangun Fasilitas dan Hadirkan Perahu Listrik
PLN Siapkan Listrik Andal Jelang Peresmian SMA Taruna Nusantara Langowan
PLN Gorontalo Salurkan Sembako kepada 209 Janda Dhuafa
HLN ke-81, PLN Luwuk Santuni 30 Anak Panti Asuhan Al Falah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:05

GM PLN UID Suluttenggo dan Gubernur Gorontalo Bahas Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan

Kamis, 5 November 2026 - 10:31

PLN Periksa Kesiapan PLTMG dan PLTD Luwuk, Jaga Keandalan Listrik

Rabu, 4 November 2026 - 10:05

PLN Tolitoli Santuni 28 Anak Yatim dan Duafa pada HLN ke-81

Selasa, 3 November 2026 - 21:55

PLN Siapkan 15 SPKLU di Kotamobagu, GM UID Suluttenggo Cek Kesiapan Layanan

Senin, 2 November 2026 - 22:24

PLN Kembangkan Wisata Danau Paisupok, Bangun Fasilitas dan Hadirkan Perahu Listrik

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!