BPJS Kesehatan Cabang Tondano Gelar Gema Kompas JKN, Wabup Minahasa: Sinergi untuk Kesehatan yang Lebih Baik

Rabu, 23 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,Tondano, 23 Juli 2025 – BPJS Kesehatan Cabang Tondano menyelenggarakan kegiatan Gerakan Edukasi Bersama Komunitas Paham Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (Gema Kompas JKN) yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tondano. Rabu (23/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, yang turut didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Riviva Maringka, serta Camat Tondano Raya.

Dalam sambutannya, Wabup Vanda menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya Kabupaten Minahasa sebagai lokasi pelaksanaan Gema Kompas JKN. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Tondano, khususnya jajaran Dewan Pengawas dan tim dari pusat. Kegiatan ini sangat strategis untuk memperkuat sinergi dan komitmen kita dalam memperluas cakupan serta mutu layanan jaminan kesehatan nasional di Minahasa,” ujar Wabup Vanda.

Wabup Vanda juga menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara, dan program JKN merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan masyarakat. “Gema Kompas JKN bukan hanya memberikan informasi, tapi juga mendorong partisipasi aktif komunitas—terutama para kader kesehatan sebagai ujung tombak edukasi. Kami berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat, mendorong pemanfaatan aplikasi Mobile JKN secara luas, serta membentuk komunitas yang tangguh dan melek sistem jaminan kesehatan nasional,” tambahnya.

BACA JUGA  Hadiri Rapat Paripurna, Ini Yang disampaikan Bupati ROR

Sementara itu, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Pusat, Inda D. Hasman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program JKN yang telah berjalan selama 11 tahun kini menjangkau lebih dari 279 juta jiwa, atau sekitar 98% populasi Indonesia, menjadikannya sebagai salah satu sistem jaminan sosial kesehatan terbesar di dunia. “Ini merupakan capaian luar biasa. Tapi kita sadar bahwa keberhasilan JKN tidak cukup hanya dari jumlah peserta, melainkan juga kualitas pelayanan,” jelas Inda.

Inda juga menekankan pentingnya literasi publik dan edukasi berkelanjutan, termasuk melalui gerakan Komunitas Paham Sistem JKN dan Relawan Daerah JKN, sebagai strategi untuk memperkuat keberlanjutan program ini. “Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin antara BPJS Kesehatan dan Pemkab Minahasa. Kegiatan seperti ini membangun kapasitas publik dan mempererat kolaborasi dalam mencapai jaminan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutup Inda Hasman.

Berita Terkait

LPKA Tomohon Raih Sertifikat Higienis untuk Dapur Makanan
Lapas Manado Perkuat Deteksi Dini TBC di Lingkungan Pemasyarakatan
Sering Bangun Sebelum Alarm? Ini Penyebabnya
Dari Minahasa Sukseskan Festival Selat Lembeh, Vanda Sarundajang Hadir Langsung
Tidur Bersama Kucing, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan?
Dukungan Pemkab HUT ke-64 P/KB Sinode GMIM Dipusatkan di Minahasa, Robby Dondokambey: Momentum Syukur dan Pelayanan
Dorong Karakter Unggul Pelajar, Sekda Lynda Watania Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kreativitas
Sekda Lynda Watania: Pentingnya Integrasi RDTR dan KLHS demi Pembangunan Berkelanjutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45

LPKA Tomohon Raih Sertifikat Higienis untuk Dapur Makanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

Lapas Manado Perkuat Deteksi Dini TBC di Lingkungan Pemasyarakatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:37

Sering Bangun Sebelum Alarm? Ini Penyebabnya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:09

Dari Minahasa Sukseskan Festival Selat Lembeh, Vanda Sarundajang Hadir Langsung

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:50

Tidur Bersama Kucing, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan?

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!