PLN UP3 Manado Kembangkan Budidaya Spirulina di Minut, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

Kamis, 23 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

PT PLN (Persero) UP3 Manado meluncurkan program pengembangan budidaya dan pengolahan spirulina di Desa Tarabitan, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara.

Minut, Pilarportal.comPT PLN (Persero) UP3 Manado meluncurkan program pengembangan budidaya dan pengolahan spirulina di Desa Tarabitan, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat ketahanan pangan lokal melalui konsep Electrifying Agriculture.

Spirulina dipilih karena memiliki nilai gizi tinggi, bernilai ekonomi, dan berpotensi dikembangkan menjadi berbagai produk olahan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pemanfaatan listrik dalam proses budidaya diharapkan membuat produksi lebih efisien, produktif, dan ramah lingkungan.

General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, mengatakan program tersebut mengusung konsep Creating Shared Value (CSV) yang menggabungkan pemanfaatan energi modern dengan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, PLN tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan potensi lokal.

“Melalui Electrifying Agriculture, kami ingin menunjukkan bahwa energi listrik mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal seperti spirulina,” ujar Usman.

Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menambahkan program tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas kelompok budidaya agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Selain meningkatkan produktivitas, program ini juga diharapkan membuka peluang usaha baru serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Minahasa Utara, Umbase Mayuntu, mengapresiasi kolaborasi PLN dalam mendukung pengembangan ekonomi desa.

Ia menilai program tersebut menjadi contoh sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan melalui sektor pertanian berbasis potensi lokal.

Melalui program ini, PLN juga memberikan pendampingan kepada Kelompok Spirulina Farm, mulai dari teknik budidaya, pengolahan hasil hingga strategi pemasaran produk.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat peran BUMDes dalam pengembangan ekonomi desa.

Program ini sejalan dengan komitmen PLN mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi inklusif, dan pemberdayaan masyarakat.

Penulis : Roos Yunita

Editor : Roos Yunita

Berita Terkait

PLN UP3 Tahuna Pulihkan Listrik Pascabanjir dan Longsor di Sangihe, 94 Persen Pelanggan Kembali Menyala
PLN UP3 Kotamobagu Berikan Sambungan Listrik Gratis untuk Enam Keluarga di Boltim
Grand Whiz Megamas Manado Berikan Paket Istimewa untuk Ulang Tahun dan Pernikahan Berkesan
Piala Dunia 2026 Cetak Rekor Bisnis, FIFA Raup Rp246 Triliun dari Turnamen Sepak Bola Dunia
PLN UP3 Palu Sukses Jaga Listrik Tanpa Gangguan Saat Nobar Final Piala Dunia FIFA 2026
PLN UP3 Palu Pulihkan Listrik Pasca Tiang Roboh Akibat Hujan Deras dan Gempa Susulan
PLN UP3 Manado Sukses Jaga Listrik Tanpa Kedip Saat Nobar Final Piala Dunia 2026
PLN Bangun Gudang Kacang dan Jalan Paving, Perkuat Ketahanan Pangan dan Mobilitas Warga Tilihuwa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:22

PLN UP3 Tahuna Pulihkan Listrik Pascabanjir dan Longsor di Sangihe, 94 Persen Pelanggan Kembali Menyala

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:11

PLN UP3 Kotamobagu Berikan Sambungan Listrik Gratis untuk Enam Keluarga di Boltim

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:59

PLN UP3 Manado Kembangkan Budidaya Spirulina di Minut, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:37

Grand Whiz Megamas Manado Berikan Paket Istimewa untuk Ulang Tahun dan Pernikahan Berkesan

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:15

Piala Dunia 2026 Cetak Rekor Bisnis, FIFA Raup Rp246 Triliun dari Turnamen Sepak Bola Dunia

Berita Terbaru

Exit mobile version