Widya Lalungkang: Prestasi Yang Membanggakan Sebagai ASN

Pilarpirtal.com,Minahasa – Saat ini hampir semua sektor pekerjaan ada tenaga perempuan. Perempuan mempunyai tugas ganda selain bekerja juga mengerjakan pekerjaan rumah tangga serta memenuhi kodrat sebagai ibu yang bertanggung jawab terhadap kualitas anak sebagai generasi penerus.

Untuk seluruh wanita agar dapat mengembangkan segala talenta dan tidak lagi terbelakang, tidak hanya berperan di seputar rumah dan dapur, tapi di segala bidang.

Melangkah dan mewujudkan visinya agar para perempuan bisa berdaya serta berdampak dalam segala bidang.

Perempuan adalah sosok penopang, penolong dan memiliki hati yang besar untuk mengasihi anak-anaknya, suaminya dan juga orang orang disekelilingnya. Perempuan berjuang untuk memberi yang terbaik.

Tentu saja kita baru memperingati setiap tanggal 21 April, kita mengingat sosok Pahlawan perempuan yang memperjuangkan nasib dan kesejahteraan para perempuan. Raden Ajeng (RA) Kartini adalah Pahlawan emansipasi wanita di Indonesia.

Foto utama: Widya S. Lalungkang

Senin (24/04/2023) Pilarportal.com, bersua dan mewawancarai, Widya Lalungkang, Ia menuturkan motivasi utama sehingga sampai menjadi Pegawai Lapas ini, diberi tanggung jawab besar untuk bagi masyarakat Lapas dalam tugasnya, walaupun di usia muda saat ini dan sementara ini saya dalam mengandung bayi yang pertama.

BACA JUGA  Wakil Bupati Minahasa Hadiri Ibadah Paskah Sekaligus Penyambutan Pdt Fiti Rorong di GMIM Imanuel Tolok

Halnya itu dikatakan salah satunya, Widya S. Lalungkang, Wanita Kelahiran Manado, 16 Juni 1999, Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai tugas penjagaan dalam layanan di Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Tondano.

“Ketika ditanya soal kerja yang saat lagi mengandung, Widya mengatakan dalam ungkapan dia ditugaskan untuk yang bisa dilakukan. Kerja sesuai dengan tugas yang diberikan pemimpin,” ujar Widya.

“Kami juga disini petugas di bagi jadwalnya,” sembari ia menambahkan.

Foto utama: Widya S. Lalungkang

“Widya, Ia bahkan lebih percaya diri karena ketangguhannya menjadi seorang layanan pengaduan lapas. Saat ini walaupun keadaan mengandung, “Ya, sekarang terasa kadang-kadang cepat lelah’, katanya.

Lanjut, namun menurutnya yang lebih penting itu adalah jati diri dalam tugas kreativitas menampilan baik dan pelayanan bagi masyarakat lapas dan pengunjung.

“Dalam kesempatan itu, ia menuturkan motivasi utama sehingga sampai saat ini adalah cita-cita dan impian orang tua.

Menjalani kewajiban dan tanggung jawab dengan prestasi yang membanggakan tentu menjadi salah satu impian Pegawai Negeri dalam menjalankan tugas. Hal tersebut menjadi salah satu cita-cita Widya Lalungkang,” tuturnya. (DRO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *