PLN Suluttenggo Berdayakan 30 Disabilitas Lewat Pelatihan Wirausaha Gratis

Rabu, 25 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com, Manado – Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam pemberdayaan masyarakat, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado melalui HUB UMK PLN Suluttenggo bekerja sama dengan Rumah Terpadu UMKM Indonesia menyelenggarakan pelatihan pengembangan usaha bagi 30 penyandang disabilitas di Kota Manado, pada Selasa (17/06).

Dalam pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya mendapat pembekalan mengenai dunia usaha dan pengembangan diri, tetapi juga melakukan praktik langsung pembuatan sambal roa, produk khas Manado yang memiliki potensi tinggi di pasar lokal dan digital.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo, Usman Bangun, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kepedulian PLN terhadap potensi besar yang dimiliki penyandang disabilitas.

“Kami percaya setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak dan potensi untuk berkembang. Melalui pelatihan ini, kami ingin mereka menjadi pribadi yang mandiri secara ekonomi dan mampu menciptakan nilai tambah bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” ujar Usman.

Senada dengan itu, Revi Aldrian selaku perwakilan PLN UP3 Manado menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pengembangan kapabilitas kaum disabilitas.

“Kami memberikan pelatihan pengembangan soft skill, kepemimpinan, serta praktik langsung agar mereka siap menghadapi tantangan dunia usaha. Ini juga bentuk dukungan terhadap peningkatan SDM, khususnya bagi kelompok rentan,” katanya.

Narasumber pelatihan, Ansje Lukas dari Rumah Terpadu UMKM Indonesia, mengungkapkan bahwa para peserta terdiri dari penyandang disabilitas fisik, netra, dan tuli yang telah memiliki usaha kecil seperti katering, jahit-menjahit, dan lainnya.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PLN. Program seperti ini mendorong kemandirian disabilitas dan memberi mereka peluang nyata untuk bersaing dan berkembang di era digital,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Lidia, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelatihan yang diadakan.

Ia berharap PLN dapat menyediakan ruang usaha seperti coffee shop khusus bagi penyandang disabilitas.

“Terima kasih PLN, pelatihannya sangat bermanfaat. Kami berharap bisa mendapatkan tempat berjualan sendiri agar lebih mandiri,” ujar Lidia dengan semangat.

Berita Terkait

Kalapas Amurang Ubah Lapas Jadi Tempat Belajar Bertani, 15 Warga Binaan Terlibat
Warga Binaan Lapas Amurang Dibekali Bertani dan Beternak, Siap Jadi Modal Hidup Setelah Bebas
Tim Cara’de Bekali Pelaku UMKM Desa Tinggimae Strategi Bangun Bisnis Berkelanjutan
PMI Sulut Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Wanea Manado, 49 Jiwa Terdampak
Rayakan Satu Tahun Perjalanan, D’Anna Palace Gelar Turnamen MLBB untuk Salurkan Energi Positif Generasi Muda Tomohon
Libatkan Cabang 7 Gabungan Jalasenastri, Lanudal Manado Panen Raya Jagung Perkuat Ketahanan Pangan
Google Cloud Ungkap Dua Kemampuan Manusia yang Tak Tergantikan AI
PLN UP3 Gorontalo Bangun Gudang Kacang, Petani Tilihuwa Tak Lagi Khawatir Hasil Panen Rusak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:00

Kalapas Amurang Ubah Lapas Jadi Tempat Belajar Bertani, 15 Warga Binaan Terlibat

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:41

Warga Binaan Lapas Amurang Dibekali Bertani dan Beternak, Siap Jadi Modal Hidup Setelah Bebas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:14

Tim Cara’de Bekali Pelaku UMKM Desa Tinggimae Strategi Bangun Bisnis Berkelanjutan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:46

PMI Sulut Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Wanea Manado, 49 Jiwa Terdampak

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:39

Rayakan Satu Tahun Perjalanan, D’Anna Palace Gelar Turnamen MLBB untuk Salurkan Energi Positif Generasi Muda Tomohon

Berita Terbaru

Exit mobile version