Imigrasi Sulut Bahas Implementasi KUHAP Baru dalam Penegakan Hukum Keimigrasian

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:46 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani.(ist)

MANADO, Pilarportal.com Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Implementasi KUHAP dalam Penegakan Hukum Keimigrasian di Provinsi Sulawesi Utara di The Sentra Hotel Manado, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan ini diikuti pejabat dan pegawai yang membidangi penindakan keimigrasian serta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Keimigrasian dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Sulawesi Utara.

FGD tersebut membahas implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang membawa perubahan dalam sistem peradilan pidana nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani, mengatakan KUHAP baru menjadi momentum penting untuk memperkuat reformasi hukum dan meningkatkan kualitas penegakan hukum keimigrasian.

Menurutnya, perubahan tersebut tidak hanya menyangkut prosedur penyidikan, tetapi juga menyentuh aspek koordinasi antarlembaga, perlindungan hak asasi manusia, serta profesionalisme aparat penegak hukum.

Ramdhani menilai Sulawesi Utara memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan Asia Pasifik yang menghadapi dinamika keimigrasian cukup tinggi.

Mobilitas warga negara asing, aktivitas investasi, serta perkembangan sektor pariwisata internasional menuntut pengawasan dan penegakan hukum yang semakin adaptif dan terintegrasi.

Ia menjelaskan berbagai ancaman kejahatan lintas negara seperti penyalahgunaan izin tinggal, perdagangan orang, penyelundupan manusia, hingga pemalsuan dokumen perjalanan memerlukan penanganan yang cepat dan profesional.

Karena itu, penegakan hukum keimigrasian harus didukung sinergi antara PPNS Keimigrasian, Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, serta seluruh unsur dalam sistem peradilan pidana.

Melalui forum ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai substansi KUHAP baru serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan penyidikan keimigrasian.

FGD juga menjadi sarana merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi tantangan penegakan hukum keimigrasian yang semakin kompleks.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Utara, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Utara, serta Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi.

Melalui kegiatan ini, Imigrasi Sulawesi Utara berharap tercipta penegakan hukum keimigrasian yang profesional, akuntabel, berkeadilan, dan mampu menjawab tantangan global di era mobilitas lintas negara yang terus berkembang.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Polda Sulut Gelar Lomba Olah TKP, Tingkatkan Profesionalisme Personel Sambut Hari Bhayangkara ke-80
MUSDA III KAI Sulut Dihadiri Ketum KAI, John Jesky Sada Terpilih sebagai Ketua
Polda Sulut Sesalkan Aksi Anarkis Saat Demo Mahasiswa di Deprov
HUT Kemerdekaan Filipina ke-128, Imigrasi Sulut Terima Apresiasi
YSK Sambut Gubernur Akmil di Wisma Negara Bumi Beringin
DPRD dan Polda Sulut Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, Penyalahgunaan Barcode Jadi Sorotan
Polda Sulut Kaji Pembentukan dan Peningkatan Status Sejumlah Polsek
Hari Lahir Pancasila 2026, Pangdam XIII/Merdeka Ajak Prajurit Amalkan Nilai Kebangsaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:34 WITA

Polda Sulut Gelar Lomba Olah TKP, Tingkatkan Profesionalisme Personel Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:46 WITA

Imigrasi Sulut Bahas Implementasi KUHAP Baru dalam Penegakan Hukum Keimigrasian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:57 WITA

MUSDA III KAI Sulut Dihadiri Ketum KAI, John Jesky Sada Terpilih sebagai Ketua

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:36 WITA

Polda Sulut Sesalkan Aksi Anarkis Saat Demo Mahasiswa di Deprov

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:57 WITA

HUT Kemerdekaan Filipina ke-128, Imigrasi Sulut Terima Apresiasi

Berita Terbaru

Exit mobile version