Tersisa dua Komisioner, Tahapan Pilkada di Sangihe Terancam

Jumat, 25 Oktober 2024 - 21:22 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ronny Serang, Penggiat Pemilu

Pilarportal.com, Sangihe – Tahapan penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Kepulauan Sangihe di nilai terancam terganggu.

Bagaimana tidak komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sangihe saat ini hanya tersisa dua komisioner aktif, yaitu Absan Tahendung selaku Ketua KPU dan Ihsan Panawar sebagai Ketua Divisi Data dan Informasi.

Dari lima komisioner KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe, dua di antaranya berstatus nonaktif dan saat ini masih menunggu proses di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), sementara satu komisioner lainnya baru saja meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan adanya kekosongan tersebut Ronny Serang selaku penggiat pemilu mengatakan, jika kondisi ini dapat mengganggu proses tahapan, terutama menjelang tahapan krusial dalam pelaksanaan Pilkada.

“Kami mendorong KPU Pusat agar segera mengisi kekosongan ini. Dengan hanya dua komisioner, bagaimana KPU Sangihe dapat menjalankan tugasnya dengan efektif?” ujarnya, Kamis (24/10).

KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe telah melewati tahapan debat kandidat dan masih ada sejumlah tahapan krusial yang masih akan di jalankan.

Menurutnya, dengan hanya menyisakan dua Komisioner saja, maka hal tersebut dapat menghambat pengambilan keputusan melalui rapat pleno.

“Dari lima divisi yang ada, saat ini hanya dua orang yang bekerja. Ini sangat pincang dan tidak maksimal,” tegasnya.

Serang menambahkan, pengisian jabatan tersebut harus di laksanakan sesegera mungkin, sehingga tidak akan berdampak negatif terhadap kualitas Pilkada di daerah perbatasan NKRI tersebut.

Kinerja komisioner KPU akan terpengaruh, dan harapan untuk menciptakan Pilkada yang berkualitas mungkin tidak akan terwujud.

“Untuk itu sebagai masyarakat, kami berharap KPU RI segera mengambil langkah untuk mengisi kekosongan ini, agar KPU Sangihe dapat berfungsi dengan baik,” ungkapnya.

Berita Terkait

Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif
Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau
Imigrasi Tahuna dan Aparat Gabungan Sisir Tambang Bowone, Tidak Ditemukan WNA Ilegal
Cek Lapangan Tambang Bowone, Imigrasi Tahuna Pastikan Tidak Ada Warga Asing
Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sangihe Libatkan WNA, ini Penjelasan Imigrasi Sulut
Dulu Terisolasi, Kini Terhubung! Jembatan Garuda Pertama di Sangihe Akhirnya Rampung
Dari Terisolasi ke Terhubung, Pangdam Mirza Resmikan Jembatan Penggerak Ekonomi Sangihe
Pesan Pangdam Mirza untuk Prajurit Sangihe: Tentang Pengabdian, Disiplin, dan Harga Diri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 19:47 WITA

Gempa M7,7 Guncang Sangihe, Polres Pastikan Situasi Tetap Kondusif

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:52 WITA

Satgas Cartenz: Benda yang Viral di Gereja Sugapa Lama Bukan Ranjau

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:31 WITA

Imigrasi Tahuna dan Aparat Gabungan Sisir Tambang Bowone, Tidak Ditemukan WNA Ilegal

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:46 WITA

Cek Lapangan Tambang Bowone, Imigrasi Tahuna Pastikan Tidak Ada Warga Asing

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:39 WITA

Dugaan Tambang Emas Ilegal di Sangihe Libatkan WNA, ini Penjelasan Imigrasi Sulut

Berita Terbaru

Exit mobile version