TAHUNA, Pilarportal.com – PT PLN (Persero) menyalurkan 215 paket sembako kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Desa Binala, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Bantuan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) itu disalurkan bersamaan dengan inspeksi jaringan listrik untuk memastikan pasokan energi tetap andal selama masa pemulihan.
General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, mengatakan PLN ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“PLN berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menyalurkan bantuan, kami juga memastikan keandalan pasokan listrik agar proses pemulihan berjalan lancar,” ujar Usman.
Penyerahan bantuan dipimpin Manager PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, bersama jajaran manajemen PLN dan disaksikan pemerintah desa serta masyarakat penerima manfaat.
Selain membagikan bantuan logistik, tim PLN melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan kelistrikan di wilayah terdampak.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan infrastruktur listrik tetap aman dan mampu mendukung aktivitas masyarakat pascabencana.
Eko Yuwono menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan dan penguatan sistem kelistrikan menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mempercepat pemulihan daerah terdampak.
“Kami terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat dapat segera bangkit dengan dukungan pasokan listrik yang andal,” katanya.
Kepala Desa Binala, Tekson Timuhingide, mengapresiasi kepedulian PLN terhadap warga yang terdampak banjir dan longsor.
Menurutnya, bantuan sembako sangat membantu masyarakat yang masih berupaya memulihkan kondisi pascabencana, sementara pemeriksaan jaringan listrik memberikan rasa aman bagi warga.
Melalui kegiatan tersebut, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus menjalankan program sosial bagi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terdampak bencana.
Penulis : Roos Yunita
Editor : YUDI HM

Komentar Batalkan balasan