PLN Dorong NTT Jadi Provinsi Mandiri Energi Lewat Panas Bumi

Sabtu, 25 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN (Persero) mempercepat langkah menuju kemandirian energi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengoptimalkan potensi panas bumi sebagai sumber listrik berkelanjutan.

PT PLN (Persero) mempercepat langkah menuju kemandirian energi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengoptimalkan potensi panas bumi sebagai sumber listrik berkelanjutan.

KUPANG, Pilarportal.com — PT PLN (Persero) mempercepat langkah menuju kemandirian energi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengoptimalkan potensi panas bumi sebagai sumber listrik berkelanjutan.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mewujudkan transisi energi nasional berbasis energi baru terbarukan (EBT).

Manager Perizinan dan Komunikasi PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa Tenggara, Bobby Robson Sitorus, menjelaskan bahwa Pulau Flores menjadi pusat pengembangan utama karena memiliki cadangan panas bumi yang besar dan berkelanjutan.

“Kami merencanakan kapasitas panas bumi di sistem Flores mencapai sekitar 130 megawatt (MW). Potensi ini diharapkan menjadi penggerak utama sistem kelistrikan di NTT,” ujar Bobby, Jumat (25/10).

Ia menuturkan, sekitar 87 persen kebutuhan listrik di NTT masih bergantung pada energi fosil, seperti batu bara dan solar.

Karena itu, pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) menjadi solusi strategis untuk memperkuat pasokan energi sekaligus menekan emisi karbon di daerah tersebut.

“Keunggulan panas bumi adalah stabilitasnya. Sumber ini bisa beroperasi terus-menerus, tidak tergantung kondisi cuaca seperti energi surya,” tambahnya.

Menurut Bobby, pembangunan PLTP memang memerlukan waktu cukup panjang—sekitar enam hingga tujuh tahun—namun manfaatnya bersifat jangka panjang dan berkelanjutan.

“Jika proyek mengalami keterlambatan, maka operasionalnya juga tertunda. Padahal kebutuhan listrik terus meningkat, terutama di kawasan pariwisata seperti Labuan Bajo,” jelasnya.

Bobby menegaskan, PLN berkomitmen menjadikan NTT sebagai contoh sukses daerah mandiri energi di kawasan timur Indonesia.

“Potensi panas bumi di NTT sangat besar. Kami optimistis pengembangan ini akan menjadi fondasi utama dalam perjalanan transisi energi nasional,” pungkasnya.

BACA JUGA  Mantap, PLN Catat Kenaikan Penjualan Listrik 6,17 Persen Tahun 2022

Berita Terkait

GM PLN UID Suluttenggo dan Gubernur Gorontalo Bahas Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan
PLN Periksa Kesiapan PLTMG dan PLTD Luwuk, Jaga Keandalan Listrik
PLN Tolitoli Santuni 28 Anak Yatim dan Duafa pada HLN ke-81
PLN Siapkan 15 SPKLU di Kotamobagu, GM UID Suluttenggo Cek Kesiapan Layanan
PLN Kembangkan Wisata Danau Paisupok, Bangun Fasilitas dan Hadirkan Perahu Listrik
PLN Siapkan Listrik Andal Jelang Peresmian SMA Taruna Nusantara Langowan
PLN Gorontalo Salurkan Sembako kepada 209 Janda Dhuafa
HLN ke-81, PLN Luwuk Santuni 30 Anak Panti Asuhan Al Falah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:05

GM PLN UID Suluttenggo dan Gubernur Gorontalo Bahas Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan

Kamis, 5 November 2026 - 10:31

PLN Periksa Kesiapan PLTMG dan PLTD Luwuk, Jaga Keandalan Listrik

Rabu, 4 November 2026 - 10:05

PLN Tolitoli Santuni 28 Anak Yatim dan Duafa pada HLN ke-81

Selasa, 3 November 2026 - 21:55

PLN Siapkan 15 SPKLU di Kotamobagu, GM UID Suluttenggo Cek Kesiapan Layanan

Senin, 2 November 2026 - 22:24

PLN Kembangkan Wisata Danau Paisupok, Bangun Fasilitas dan Hadirkan Perahu Listrik

Berita Terbaru

Click to listen highlighted text!