Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Warembungan–Sea, Brimob Sulut Bergerak Cepat

MINAHASA, Pilarportal.com – Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara (Sulut) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pohon tumbang yang menutup akses jalan penghubung Desa Warembungan dan Desa Sea, Kabupaten Minahasa, Kamis (26/2/2026) siang.

Peristiwa tersebut sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalur strategis antar desa. Pohon berukuran cukup besar roboh dan melintang di badan jalan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Tim siaga SAR Batalyon C Pelopor dari Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima informasi. Dengan menggunakan peralatan pemotong dan perlengkapan evakuasi, personel bersama warga setempat bahu-membahu memotong batang dan dahan pohon, kemudian membersihkan sisa material yang berserakan di jalan.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulut, Robby Medianus Samban, menegaskan bahwa respons cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Brimob dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, terutama saat terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem.

“Kami telah menginstruksikan jajaran, khususnya personel siaga SAR, untuk selalu dalam posisi siaga mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Begitu menerima laporan pohon tumbang di jalur Warembungan–Sea, tim langsung kami terjunkan agar akses publik tidak terhambat terlalu lama,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera melapor serta ikut membantu proses evakuasi di lapangan. Menurutnya, sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci percepatan penanganan situasi darurat.

Setelah dilakukan pembersihan selama beberapa waktu, jalur penghubung Desa Warembungan dan Desa Sea kembali normal dan dapat dilalui kendaraan. Arus lalu lintas pun berangsur lancar.

Pihak Brimob mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintasi jalur rawan pohon tumbang, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang. Jika menemukan potensi bahaya di jalan, warga diminta segera melapor kepada aparat setempat agar dapat segera ditangani.