Dua Rumah Sakit Arab Saudi di Madinah Siap Layani Jemaah Haji Indonesia

Jumat, 26 Mei 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com — Arab Saudi – Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Zainal Mutaqin dan Kepala Kesehatan Haji Indonesia Daker Madinah dr. Thafsin Alfarizi beserta tim pelayanan medis melakukan kunjungan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) yakni Rumah Sakit King Fahd dan Rumah Sakit King Salman Bin Abdul Aziz, pada Kamis (25/5).

Kunjungan ini sebagai upaya optimalisasi penyelenggaraan kesehatan jemaah haji Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut menghasilkan kerja sama bahwa kedua RSAS itu siap menerima rujukan pasien jemaah haji Indonesia di Madinah. Pasalnya, tidak semua kasus yang dialami jemaah haji Indonesia bisa ditangani di KKHI Madinah.

Dalam kunjungan ini tim Daker Madinah diterima langsung oleh pimpinan di dua RSAS tersebut. Zainal Mutaqin mengatakan RSAS di Madinah berkomitmen dan siap menerima rujukan jemaah haji Indonesia serta siap bekerja sama dengan KKHI Madinah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk jemaah haji Indonesia.

“Alhamdulillah siang ini kita berkoordinasi dengan Rumah Sakit King Fahd dan Rumah Sakit King Salman Bin Abdul Aziz. Alhamdulillah juga mereka menyambut baik dan akan bekerja sama dengan kita,” jelas Zainal.

RS King Fahd dan RS King Salman Bin Abdul Aziz adalah rumah sakit rujukan dari KKHI Madinah bagi pasien jemaah haji Indonesia yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Diketahui KKHI Madinah merupakan fasilitas pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di Madinah. KKHI Madinah memiliki kapasitas 69 tempat tidur (TT) yang terdiri dari 10 TT Instalasi Gawat Darurat (IGD), 7 TT Intensive Care Unit (ICU), 2 TT Isolasi, 43 TT rawat inap, dan 7 TT psikiatri. KKHI Madinah juga dilengkapi dengan laboratorium, apotek, poli gigi, 11 unit ambulans, serta sarana pendukung seperti USG, EKG, dan Echocardiografi.

Walaupun telah ada KKHI Madinah untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi jemaah haji, namun KKHI Madinah perlu menjalin kerja sama yang baik dengan RS Arab Saudi di Madinah terutama penanganan pasien dengan tingkat kegawatdaruratan yang tinggi.

Pada kesempatan yang sama, dr. Alfarizi menyampaikan juga pentingnya kerja sama antara KKHI Madinah dan RSAS di Madinah. Harapannya dengan kerja sama yang baik dengan RSAS di Madinah dapat menurunkan angka kematian jemaah haji Indonesia selama penyelenggaraan ibadah haji 1444H/2023M.

“Semoga dengan kerja sama yang baik antara KKHI Madinah dan RSAS ini adalah ikhtiar kita dalam melakukan mitigasi penurunan angka kematian jemaah haji kita di Arab Saudi,” ucapnya.(*)

Berita Terkait

Benarkah Ada Buah yang Tidak Boleh Dicampur? Ini Penjelasan Ahli
Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi
Minum Susu Pagi atau Malam? Ini Waktu yang Tepat dan Manfaatnya
Minum Air Kelapa Setiap Hari, Berapa Gelas yang Aman?
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan
Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi
Presiden Prabowo: BRICS Harus Perkuat Suara Global South Tentukan Masa Depan Dunia
Studi Ungkap Mikroplastik Lebih Banyak di Paru-paru Pasien Kanker

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:27

Benarkah Ada Buah yang Tidak Boleh Dicampur? Ini Penjelasan Ahli

Selasa, 22 September 2026 - 08:30

Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi

Selasa, 22 September 2026 - 07:49

Minum Susu Pagi atau Malam? Ini Waktu yang Tepat dan Manfaatnya

Kamis, 17 September 2026 - 08:08

Minum Air Kelapa Setiap Hari, Berapa Gelas yang Aman?

Senin, 14 September 2026 - 19:53

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Berita Terbaru