Polri Siapkan 403 Personel untuk Edukasi Warga di 8 Polda Rawan Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polri memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengedepankan edukasi serta peningkatan kesadaran masyarakat di daerah rawan kebakaran.

Polri memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengedepankan edukasi serta peningkatan kesadaran masyarakat di daerah rawan kebakaran.

JAKARTA, Pilarportal.com – Polri memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengedepankan edukasi serta peningkatan kesadaran masyarakat di daerah rawan kebakaran.

Sebanyak 403 personel dari Lemdiklat Polri disiapkan sebagai tim edukasi untuk diterjunkan secara bertahap ke delapan wilayah hukum Polda prioritas.

Delapan wilayah tersebut meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.

Kalemdiklat Polri Komjen Pol R.Z. Panca Putra Simanjuntak mengatakan penguatan edukasi menjadi tindak lanjut arahan Presiden dan Kapolri agar pencegahan karhutla dilakukan lebih masif.

Menurutnya, penanganan tidak boleh hanya dilakukan setelah kebakaran terjadi, tetapi harus dimulai dengan membangun kesadaran masyarakat sejak dini.

“Bapak Presiden dan Bapak Kapolri meminta kegiatan Satgas Penyuluhan melalui kegiatan edukasinya untuk lebih masif memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ujar Komjen Pol Panca Putra Simanjuntak di Jakarta, Senin (25/8/2026).

Ia mengatakan, tim yang diterjunkan akan memberikan pemahaman mengenai penyebab, dampak, serta langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Kerahkan Helikopter Tangani Karhutla Kalimantan

Edukasi juga mencakup dampak karhutla terhadap kesehatan, kehidupan sosial, hingga perekonomian masyarakat.

“Dampak yang terjadi bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga berdampak kepada ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.

Dari total 403 personel, terdapat delapan personel pendamping atau pimpinan serta 395 peserta didik dari S2-STIK, Setukpa, dan Sespimma.

Para peserta didik akan memperoleh pengalaman langsung dalam kegiatan kemasyarakatan sekaligus menerapkan pengetahuan selama mengikuti pendidikan.

Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Mardiyono mengatakan edukasi menjadi langkah penting untuk menekan faktor manusia yang berpotensi menjadi penyebab terjadinya karhutla.

“Kalau namanya kesalahan manusia berarti mereka kurang sosialisasi. Sehingga para siswa dan perwira siswa yang diterjunkan akan melakukan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Di setiap wilayah penugasan, tim edukasi akan berkoordinasi dengan Direktorat Binmas Polda serta melibatkan tokoh masyarakat dan unsur terkait.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat pesan pencegahan lebih mudah dipahami dan sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.

Selain langkah preventif, Polri juga memastikan penegakan hukum tetap berjalan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran terkait karhutla.

BACA JUGA  Brimob Polda Sulut dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Soputan

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni menegaskan penegakan hukum harus berjalan bersama upaya pencegahan.

“Kalau hanya dilakukan penegakan hukum saja, tentunya tidak akan selesai masalahnya,” ujarnya.

Polri juga telah menyiapkan dukungan operasional di lapangan, termasuk pengerahan personel Brimob untuk membantu penanganan kebakaran di wilayah yang membutuhkan.

Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol Auliansyah Lubis mengatakan tim penyuluh akan dibagi berdasarkan kebutuhan di delapan Polda prioritas.

Pelibatan peserta didik dalam program tersebut juga menjadi bagian dari pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Peserta didik S2-STIK akan melakukan pengamatan serta penelitian lapangan untuk memahami persoalan karhutla secara langsung.

Melalui edukasi, koordinasi lintas fungsi, dukungan operasional, dan penegakan hukum, Polri berharap masyarakat dapat berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dari sumbernya.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Watudambo Sambangi Warga, Ajak Jaga Kamtibmas Bersama
Propam Polres Boltim Temukan 7 Personel Belum Rapi Saat Gaktiblin
Polda Sulut Perkuat Strategi Media Sosial, Humas Polres Diminta Pahami Algoritma
Polri Salurkan Air Bersih untuk Pengungsi Gempa di Manggarai Timur
Kapolres Boltim Tekankan 3 Hal Penting kepada Personel, Disiplin hingga Kesehatan
Polwan Polda Sulut Turun ke Sekolah, Ajak Pelajar Berani Bicara dan Tolak Bullying
Personel Brimob Polda Sulut Bergerak Padamkan Kebakaran Semak di Gunung Batu Desa Sea
Wakapolda Sulut Pantau Kebakaran Lahan di Tinoor Dua, Api Berhasil Dipadamkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:31

Polri Siapkan 403 Personel untuk Edukasi Warga di 8 Polda Rawan Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:05

Bhabinkamtibmas Watudambo Sambangi Warga, Ajak Jaga Kamtibmas Bersama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:27

Propam Polres Boltim Temukan 7 Personel Belum Rapi Saat Gaktiblin

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:17

Polda Sulut Perkuat Strategi Media Sosial, Humas Polres Diminta Pahami Algoritma

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:02

Kapolres Boltim Tekankan 3 Hal Penting kepada Personel, Disiplin hingga Kesehatan

Berita Terbaru