Paris, Pilarportal.com – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) menyambut antusias kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Paris, Prancis, Selasa (26/5/2026).
Sejak pagi hari, para WNI telah memadati hotel tempat Presiden Prabowo menginap untuk menyampaikan salam dan bertemu langsung dengan Kepala Negara.
Salah satu WNI asal Blitar, Ruth, mengaku terharu dan bangga bisa berjabat tangan langsung dengan Presiden Prabowo setelah lebih dari dua dekade menetap di Prancis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sangat terima kasih sekali kepada beliau, Bapak Prabowo sudah menyempatkan bertemu dengan warga Indonesia di sini,” ujar Ruth.
Menurutnya, pertemuan singkat tersebut menjadi momen berharga yang sulit dilupakan sebagai warga Indonesia di luar negeri.
Selain masyarakat umum, sejumlah mahasiswa Indonesia di Prancis juga turut menyambut kedatangan Presiden Prabowo dengan penuh kebanggaan.
Mahasiswa Indonesia, Reval, mengatakan kesempatan bertemu langsung Presiden merupakan pengalaman istimewa bagi pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Prancis.
“Perasaannya sangat bangga dan senang bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden,” kata Reval.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga sempat berdialog singkat dengan para mahasiswa mengenai pendidikan dan bidang studi yang mereka jalani.
Mahasiswa lainnya, Evelyn, mengapresiasi perhatian Presiden yang meluangkan waktu berdiskusi bersama mahasiswa Indonesia di luar negeri.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden karena sudah menyempatkan waktu berdiskusi dengan kami,” ujar Evelyn.
Sementara itu, mahasiswa bernama Syeril berharap hubungan Indonesia dan Prancis semakin erat sehingga dapat membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda Indonesia.
Menurutnya, hubungan baik kedua negara juga memberikan manfaat besar bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Prancis.
Pertemuan Presiden Prabowo dengan WNI dan mahasiswa Indonesia di Paris menjadi simbol kedekatan pemimpin negara dengan rakyatnya, sekaligus memperkuat rasa kebangsaan di perantauan.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)
Editor : Yudi Mintalangi
Sumber Berita: BPMI Setpres























Komentar