Tokoh Perempuan Papua Apresiasi Pembentukan Direktorat PPA-PPO oleh Kapolri

Jumat, 27 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh Perempuan Papua Sofie Mubefor

Tokoh Perempuan Papua Sofie Mubefor

Pilarportal.com — Jakarta – Tokoh Perempuan Papua Sofie Mubefor menyambut baik pembentukan Direktorat Tindak Pidana Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Saya sebagai Perempuan sangat mengapresiasi dengan pembentuk Direktorat PPA-PPO, karena saat ini banyak sekali Perempuan dan anak yang merasa tidak terlindungi padahal mereka mempunyai hak untuk dilindungi oleh negara ini,” ucap Sofie, Jumat (27/9/2024).

Sofie mengatakan dengan adanya unit baru Polri itu, diharapkan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dilakukan lebih cepat.

Selain itu selalu mengutamakan kepentingan terbaik bagi perempuan dan anak, terkhusus yang ada di Papua.

“Saya juga mengapresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia dengan terbentuknya Direktorat ini akan semakin baik dan maju dan tidak ada lagi namanya kekerasan perempuan dan anak serta tidak adanya perdagangan orang dimanapun khususnya di Tanah Papua,” pungkasnya tokoh ini.

Sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Parabowo melalui Surat Telegram Nomor ST/2100/IX/KEP/ 2024 tanggal 20 September 2024 telah menunjuk Brigjen Pol Desy Andriani menjadi Direktur Tindak Pidana Perempuan Dan Anak dan Perdagangan Orang.

BACA JUGA  Komnas Perempuan Apresiasi Kapolri Tunjuk Brigjen Desy Direktur PPA-PPO

Polri resmi membentuk Direktorat Tindak Pidana Perempuan, Anak, dan Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) di bawah Bareskrim Polri.

Selain itu, Polri juga meluncurkan Reserse Siber di 8 Polda yakni Metro Jaya, Sumut, Kabar, Jateng, Jatim, Bali, Sulteng, dan Papua. Langkah tersebut sebagai wujud gerak cepat merespons kebutuhan masyarakat.

 

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Wakapolda Sulut Ingatkan Personel Teladani Semangat Pahlawan
Polri Tembus Gelap Malam Evakuasi Warga Terdampak Gempa di Manggarai Timur
Pawai Obor Taptu Meriahkan HUT ke-81 RI di Sulawesi Utara
Kapolri Instruksikan Gerak Cepat Bantu Warga yang Terdampak Gempa di NTT
Usai Menikam Korban, FRW Diamankan TIM URC Resmob Tomohon
Polri Bongkar Jaringan Emas Ilegal, Dua WN India Diamankan di Jakarta
Polri Kirim Tim SAR dan 10 K9 ke NTT, Fokus Cari Korban Gempa
Gempa Flores 7,7: 51 Orang Meninggal, Polri Perkuat Operasi Evakuasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:06

HUT ke-81 RI, Wakapolda Sulut Ingatkan Personel Teladani Semangat Pahlawan

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:34

Pawai Obor Taptu Meriahkan HUT ke-81 RI di Sulawesi Utara

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:32

Kapolri Instruksikan Gerak Cepat Bantu Warga yang Terdampak Gempa di NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:25

Usai Menikam Korban, FRW Diamankan TIM URC Resmob Tomohon

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:48

Polri Bongkar Jaringan Emas Ilegal, Dua WN India Diamankan di Jakarta

Berita Terbaru

Sebanyak 1.874 narapidana dan anak binaan di Sulawesi Utara menerima remisi dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Ket Foto: Perwakilan WBP yang mendapat remisi bersama Kakanwil Ditjenpas Sulut Haposan Silalahi dan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus serta Wakil Gubernur Victor Mailangkay. (Foto:Yudi/Pilar)

Sulawesi Utara

HUT ke-81 RI, 1.874 Warga Binaan di Sulut Terima Remisi

Senin, 17 Agu 2026 - 16:26