Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Masih Berjalan, RS Bhayangkara Terima 10 Jenazah

Rabu, 29 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri menyampaikan bahwa proses identifikasi terhadap korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Bekasi masih terus berjalan.

Jakarta, Pilarportal.com Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri menyampaikan bahwa proses identifikasi terhadap korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Bekasi masih terus berjalan. Hingga saat ini, rumah sakit telah menerima 10 kantong jenazah sejak pukul 03.00 WIB.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban atas musibah tersebut.

“Kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang tertimpa musibah kecelakaan kereta api di Bekasi,” ujarnya pada Selasa (28/04/2026) di RS Polri.

Ia menjelaskan, dari 10 jenazah yang diterima, seluruhnya berjenis kelamin perempuan. Hingga kini, sebanyak 7 keluarga telah melapor ke Posko Antemortem untuk menyampaikan laporan kehilangan anggota keluarga.

Menurutnya, proses identifikasi masih terus berlangsung dengan melibatkan tim gabungan dari Pusat Identifikasi Polri, Polda Metro Jaya, Polres, hingga Mabes Polri guna mempercepat penanganan.

“Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data antemortem dari keluarga korban dengan data postmortem dari jenazah. Setelah seluruh data terkumpul, tim akan melakukan rekonsiliasi untuk memastikan kecocokan data dan menetapkan identitas korban secara resmi,” jelasnya.

Pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Posko Antemortem di RS Bhayangkara.

Keluarga diminta membawa data pendukung seperti foto korban, dokumen identitas, ijazah, maupun data lain yang memuat sidik jari.

Brigjen Pol Prima menambahkan, terdapat sejumlah kendala dalam proses identifikasi, terutama pada jenazah yang belum dapat langsung dikenali saat pemeriksaan awal sehingga memerlukan pemeriksaan lanjutan.

“Secara umum kondisi jenazah masih memungkinkan untuk dilakukan identifikasi. Namun ada beberapa yang mengalami kerusakan pada bagian tubuh tertentu sehingga membutuhkan pemeriksaan lebih mendalam,” katanya.

Ia memastikan, hasil identifikasi akan segera diumumkan secara resmi setelah proses pencocokan data antemortem dan postmortem dinyatakan lengkap dan valid.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW- 24799)

Editor : Yudi Mintalangi

Berita Terkait

Kapolda Cek Pembangunan Satpas SIM Minsel, Pelayanan Warga Jadi Fokus
Tragedi Drag Race Kotamobagu, Kapolda Pastikan Hukum Berjalan
Dirresnarkoba Baru, Kapolda Sulut Kejar Target Bebas Narkoba
Polda Sulut Raih Juara 3 Defile Cosplay di Kapolri Cup 2026
Polri Tegaskan Sertifikat Prestasi Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Polres Bolmong Utara Ajak Paskibraka Jadi Pelopor Kamtibmas
Kapolri Dorong Tapak Suci Jadi Cooling System Hadapi Konflik Sosial dan Hoaks
TIFF 2026: Biddokkes Polda Sulut Siagakan 11 Medis dan 3 Ambulans

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:57

Kapolda Cek Pembangunan Satpas SIM Minsel, Pelayanan Warga Jadi Fokus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:39

Tragedi Drag Race Kotamobagu, Kapolda Pastikan Hukum Berjalan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15

Dirresnarkoba Baru, Kapolda Sulut Kejar Target Bebas Narkoba

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:25

Polda Sulut Raih Juara 3 Defile Cosplay di Kapolri Cup 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:24

Polri Tegaskan Sertifikat Prestasi Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Berita Terbaru

Olahraga

Kanwil Ditjenpas Sulut Perkuat Kekompakan Lewat Olahraga

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:07

Exit mobile version