Wakapolri Resmikan Laboratorium Sosial Sains di Akpol, Perkuat Transformasi SDM Polri

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:01 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Semarang, Pilarportal.com Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam transformasi kelembagaan melalui reformasi doktrin dan penguatan sumber daya manusia (SDM).

Hal ini ditandai dengan peresmian pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang, Senin (30/3/2026).

Peresmian dilakukan melalui kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dipimpin langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, sekitar pukul 09.30 WIB di lingkungan Perpustakaan Akpol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan laboratorium ini merupakan langkah strategis dalam menggeser paradigma kerja kepolisian dari yang bersifat reaktif menjadi proaktif, reflektif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

“Polisi masa depan tidak boleh hanya bekerja berdasarkan intuisi emosional. Setiap tindakan harus didasarkan pada riset yang mendalam. Laboratorium ini memastikan lulusan Akpol memiliki landasan filosofis, pedagogis, dan literasi yang kuat sebelum terjun ke lapangan,” tegasnya.

Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dirancang sebagai model pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat. Konsep ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan taruna berbasis realitas sosial.

Pandangan tersebut diperkuat oleh akademisi Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Rodiyah Tangwun, yang menyebut bahwa laboratorium sosial merupakan pendekatan pembelajaran reflektif yang berbasis pada realitas kehidupan masyarakat.

Dalam implementasinya, laboratorium ini memiliki tiga fungsi utama, yakni sebagai ruang belajar berbasis fakta sosial, sarana peningkatan kualitas pendidikan kepolisian yang seimbang antara teori dan praktik, serta sebagai ruang kolaborasi aktif antara taruna dan masyarakat.

Melalui pembangunan ini, Polri menargetkan lahirnya perwira polisi masa depan yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan kecerdasan holistik.

Sejumlah dampak positif yang diharapkan antara lain penguatan integritas dan komitmen moral, peningkatan keterampilan praktis berbasis situasi nyata, kemampuan analisis serta prediksi dinamika sosial, hingga pembentukan kepemimpinan lapangan yang adaptif dan solutif.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pejabat utama Mabes Polri, jajaran Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Kehadiran para akademisi tersebut menegaskan bahwa transformasi Polri dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan tinggi.

Selain itu, Polri juga terus mengembangkan ekosistem keilmuan kepolisian melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, termasuk penguatan pusat studi kepolisian di berbagai kampus sebagai bagian dari pengembangan konsep knowledge-based policing.

Pembangunan Laboratorium Sosial Sains di Akpol ini menjadi tonggak penting dalam reformasi Polri, khususnya dalam mencetak SDM unggul yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Melalui pendekatan berbasis riset, ilmu pengetahuan, dan kolaborasi lintas sektor, Polri menegaskan arah transformasi menuju institusi yang modern, profesional, dan terpercaya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Berita Terkait

Boni Hargens Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Kawal Gelombang Demo Juni 2026
Aksi Pria Bersenjata Tajam Picu Kepanikan di Mantos, Polisi Bertindak Cepat
Qatar Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia, Prabowo Terima Utusan Emir Qatar
70 Pasangan Ganda Putra Ramaikan Kejuaraan Badminton Kapolda Sulut Cup 2026
Ratusan Pelajar Meriahkan Penyambutan Presiden Jerman di Istana Merdeka
Presiden Prabowo dan Frank-Walter Steinmeier Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga SDM
Presiden Jerman Kunjungi Jakarta, Polisi Berlakukan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
Korlantas Polri Tegaskan Hanya Polri yang Berwenang Terbitkan SIM

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:16 WITA

Boni Hargens Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Kawal Gelombang Demo Juni 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:49 WITA

Aksi Pria Bersenjata Tajam Picu Kepanikan di Mantos, Polisi Bertindak Cepat

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:39 WITA

Qatar Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia, Prabowo Terima Utusan Emir Qatar

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:26 WITA

Ratusan Pelajar Meriahkan Penyambutan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:18 WITA

Presiden Prabowo dan Frank-Walter Steinmeier Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga SDM

Berita Terbaru

Exit mobile version