Jadi Narsum Penanganan Stunting, Ini yang Disampaikan Sekda Watania

Jumat, 31 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarportal.com,MINAHASA – Sekertaris Daerah (Sekda) Minahasa, Dr. Lynda Deisye Watania MM MSi, menghadiri dan kembali menjadi narasumber pada kegiatan Workshop Percepatan Penanganan Stunting, bertempat Desa Koka Kecamatan Tombulu, Jumat (30/05/24).

Disampaikan Sekda Watania bahwa, penanganan stunting sangat penting dan menjadi program sangat serius pemerintah.

“Langka konkrit dalam penanganan stunting di masyarakat khusunya Minahasa mesti maksimal,” ujar  Watania.

Selain itu pada kesempatan tersebut, Sekda Lynda Watania mengimbau peran orang tua memberikan edukasi terutama soal pernikahan dini remaja perempuan itu sangatlah penting.

Lanjut Sekda, bagi orang tua harus memberi edukasi. Kalau bisa jangan dulu kawin jika masih sekolah atau hamil di usia dini, Ini sangat beresiko stunting dalam usia yang belum siap berumah tangga.

Ia menjelaskan, pencegahan stunting memang harus dari usia remaja. Tentu remaja perempuan perlu pengawasan melekat dari orang tua,” ujarnya.

“Perkawinan dan kehamilan pada usia anak sangatlah berisiko. Karena secara fisik dan psikis, remaja di bawah usia 18 tahun belumlah matang. Dari sisi fisik, anak usia di bawah 18 tahun masih dalam tahap kedua pertumbuhan. Sehingga dia memerlukan asupan gizi yang baik untuk menopang pertumbuhannya,” tambahnya.

BACA JUGA  Sekda Minahasa Watania Pimpin Kerja Bhakti Pemkab Minahasa Persiapan Wakefest 2023

Menurutnya, kesehatan dan usapan gizi perempuan perlu dijaga terutamanya sejak remaja hingga masuk pra-nikah.

“Jika calon ibu punya asupan gizi kurang sejak remaja akan berisiko punya anak kurang stunting. Maka masalah stunting harus jadi perhatian sejak remaja,” ujarnya.

Selain itu Sekda juga mengingatkan pentingnya 1000 hari pertama masa kehidupan anak. “1000 hari pertama itu masa kritis, ibu hamil harus rutin memeriksakan kehamilan. Asupan nutrisi harus seimbang,” terang Sekda.

Lanjut Sekda, penanggulangan stunting memang harus dari hulu ke hilir dan Pemkab Minahasa terus berkomitmen perang terhadap stunting.

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut, camat Tombulu, Shanti Lengkong, para hukum tua dan ibu-ibu tim PKK se kecamatan Tombulu. (*/DRO)

Berita Terkait

Wabup Minahasa Vanda Pimpin Rapat MCSP-RBS, Tingkatkan Pengawasan Berbasis Risiko
Panen Bawang Merah di Langowan, Wabup Vanda: Minahasa Sukses Adopsi Teknologi Enrekang
Pesan Bupati Robby Dondokambey di Apel Awal Bulan September, Sekaligus Serahkan SK ASN
Pesan Bupati RD, Saat Lantik 60 Pejabat Baru Eselon III dan IV, Ini Daftar Nama-Nama
Tutup Masa Sidang Ketiga, DPRD Minahasa Sepakati Perubahan KUA – PPAS 2026
Dorong Pendidikan Berkeadilan, Wabup Vasung Hadiri Pembukaan MPLS SRT 3 Sulut di Tampusu
Sekda Lynda Watania Budaya Antikorupsi Harus Menyentuh, Tegaskan Budaya Tolak Korupsi
Pengucapan Syukur KGPM Pinabetengan Berjalan Sukacita, Ini Pesan Penting Wabup Vansung

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:46

Wabup Minahasa Vanda Pimpin Rapat MCSP-RBS, Tingkatkan Pengawasan Berbasis Risiko

Rabu, 2 September 2026 - 22:14

Panen Bawang Merah di Langowan, Wabup Vanda: Minahasa Sukses Adopsi Teknologi Enrekang

Rabu, 2 September 2026 - 21:35

Pesan Bupati Robby Dondokambey di Apel Awal Bulan September, Sekaligus Serahkan SK ASN

Rabu, 2 September 2026 - 21:18

Pesan Bupati RD, Saat Lantik 60 Pejabat Baru Eselon III dan IV, Ini Daftar Nama-Nama

Selasa, 1 September 2026 - 22:48

Tutup Masa Sidang Ketiga, DPRD Minahasa Sepakati Perubahan KUA – PPAS 2026

Berita Terbaru

Polres Minahasa Utara melakukan penyegaran jabatan melalui serah terima jabatan (Sertijab) tiga pejabat utama dan Kapolsek jajaran, Jumat (4/9/2026).

Polri

Tiga Jabatan Strategis Polres Minut Berganti

Minggu, 6 Sep 2026 - 19:02