Kunjungan Paus Fransiskus dan ISF 2024, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Paus Fransiskus dan ISF 2024, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

Kunjungan Paus Fransiskus dan ISF 2024, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

Pilarportal.com, Jakarta – Kunjungan kenegaraan Paus Fransiskus dan Indonesia Internasional Sustainability Forum (ISF) 2024 yang akan berlangsung mulai tanggal 3 hingga 6 September 2024.

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menggelar apel siaga untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama rangkaian acara penting tersebut.

Apel siaga yang dilaksanakan di Gereja Katedral Jakarta menjadi langkah konkret PLN UID Jakarta Raya dalam menjamin ketersediaan listrik yang andal dan tanpa kedip.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan daya mampu mencapai 8.919 MW dan beban puncak sebesar 5.882 MW, PLN memiliki cadangan daya sebesar 3.037 MW atau 34,05% yang siap digunakan selama masa siaga.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan 4 posko siaga khusus agenda ini di beberapa lokasi strategis dekat dengan _venue_ acara. Kehadiran posko siaga yang beroperasi selama 24 jam berguna untuk memastikan respon cepat terhadap segala kemungkinan gangguan listrik.

“PLN berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam mendukung suksesnya acara berskala internasional seperti kunjungan Paus Fransiskus dan ISF 2024 ini. Seluruh tim sudah siap siaga, dan kami akan terus memantau kondisi sistem kelistrikan secara real-time selama acara berlangsung,” ujar Lasiran.

BACA JUGA  PT PLN-AHP Resmi Operasikan PLTS Ground-mounted 100 MWp di Kawasan Industri KBI Purwakarta

Sebanyak 496 personil siaga dikerahkan untuk mengawal agenda ini. Berbagai peralatan pendukung disiagakan, mulai dari 33 unit Uninterruptable Power Supply (UPS) total daya 10.970 kVA, 7 Unit Kabel Bergerak (UKB),

10 Unit Gardu Bergerak (UGB) total daya 7.980 kVA, serta 22 unit genset total daya 26.685 kVA. Tidak ketinggalan, 5 mobil unit deteksi juga telah disiapkan untuk mendukung operasional di lapangan.

Sekilas Tentang PLN

PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri.

Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Minta Rosan Roeslani Buka Data Positif Investasi Indonesia ke Publik
Kemkomdigi Ingatkan Orang Tua Dampingi Anak Saat Akses Teknologi Digital
JK Temui Prabowo, Bahas Percepatan Energi Bersih dan Ketahanan Energi Nasional
PLN dan Pemprov Sulteng Percepat Listrik Desa, Target Elektrifikasi 100 Persen pada 2027
Presiden Prabowo Percepat Revitalisasi 71 Ribu Sekolah dan Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi
Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Energi Alternatif, Harga BBM Subsidi Tetap
Cadangan Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton, Bapanas Sebut Tertinggi Sepanjang Sejarah
PLN UP3 Tahuna Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Kepulauan Sangihe

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:25 WITA

Presiden Prabowo Minta Rosan Roeslani Buka Data Positif Investasi Indonesia ke Publik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:14 WITA

Kemkomdigi Ingatkan Orang Tua Dampingi Anak Saat Akses Teknologi Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:58 WITA

JK Temui Prabowo, Bahas Percepatan Energi Bersih dan Ketahanan Energi Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:42 WITA

PLN dan Pemprov Sulteng Percepat Listrik Desa, Target Elektrifikasi 100 Persen pada 2027

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:34 WITA

Presiden Prabowo Percepat Revitalisasi 71 Ribu Sekolah dan Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi

Berita Terbaru