Pilarportal.com,MINAHASA – Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., memimpin apel kerja awal bulan Agustus 2026 di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Rabu (5/8/2026). di Gedung Wale Ne Tou Minahasa.
Dalam arahannya, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menekankan pentingnya peran aparatur sipil negara (ASN) dalam mewujudkan visi pembangunan Minahasa sebagai daerah pariwisata yang maju dan sejahtera.

Memasuki bulan kemerdekaan, ia mengajak seluruh pegawai untuk meneruskan semangat juang pahlawan melalui pelayanan publik yang profesional, cepat, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Selain itu, Bupati Minahasa secara khusus menggarisbawahi ancaman musim kemarau akibat fenomena El Nino yang memicu peningkatan potensi kekeringan dan kebakaran lahan di sejumlah wilayah.

Ia mengimbau para camat, lurah, hukum tua, perangkat desa, serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta mengaktifkan kembali budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati juga menginstruksikan pemasangan bendera Merah Putih, umbul-umbul, dan dekorasi bernuansa kemerdekaan di seluruh kantor pemerintah, sekolah, badan usaha, hingga kediaman warga mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2026.

Rangkaian kegiatan apel kerja ini ditutup dengan pengumuman pelantikan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Ia menyampaikan selamat kepada pejabat yang akan dilantik, serta mengucapkan selamat kembali bekerja kepada seluruh jajaran pemerintah untuk menyukseskan seluruh agenda pembangunan daerah.
Apel tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Dr Robby Dondokambey SSi, MAP., didampingi Ketua TP PKK Minahasa Martina W Dondokambey Lengkong., Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS MAP., Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., serta para pejabat dan ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa ini fokus pada peningkatan disiplin, mitigasi bencana kekeringan, serta semarak kemerdekaan. (*)
(Hendro Manongko)























Komentar