Pilarportal.com,Minahasa — Pemerintah Kabupaten Minahasa bergerak cepat mengendalikan lonjakan harga kebutuhan pokok melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan God Bless Tondano pada Jumat (30/10/2025). Kegiatan yang digelar serentak ini merupakan rangkaian dari peringati Hari Jadi Minahasa ke-597 dan menyambut Hari Pangan Sedunia ke-45 tahun 2025.
Ratusan masyarakat Minahasa dan jajaran aparat negara tampak antusias memadati lokasi pasar murah, terutama karena komoditas utama seperti beras premium dijual dengan harga sangat terjangkau, yaitu Rp49.500. Harga ini jauh di bawah harga pasaran yang biasanya mencapai Rp70.000-an per karung.
Kepala Dinas Pangan Kabupaten Minahasa, Agustivo Tumundo, menjelaskan bahwa GPM ini adalah bentuk intervensi langsung pemerintah.
”Kami hadir untuk mengendalikan harga pangan, terutama beras, yang cenderung naik menjelang hari raya besar. Dengan subsidi dari Pemerintah Kabupaten Minahasa, harga beras yang biasanya Rp70.000-an di pasaran, saat ini kami jual hanya dengan harga Rp49.500,” jelas Kadis Tumundo.
Selain beras premium bersubsidi, pasar murah ini juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau, termasuk minyak goreng, gula pasir, bawang putih, bawang merah, dan aneka ragam pangan lainnya.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Dinas Pangan Kabupaten Minahasa dan Bulog Kantor Regional Sulawesi Utara-Gorontalo.
Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., memberikan subsidi harga yang signifikan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.
Kadis Tumundo menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah tidak hanya terpusat di Tondano.
”Jadi ini masih terbuka untuk semua masyarakat. Setelah hari ini, kami akan keliling di setiap kecamatan di Kabupaten Minahasa. Gebrakan ini kami harapkan dapat mengendalikan lonjakan harga pangan saat ini,” tegasnya.
Program Gerakan Pangan Murah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam menjamin ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga, serta menjadi wujud nyata kepedulian di tengah perayaan penting daerah dan global.
