Polri Berkomitmen Pemberantas Terorisme dan Paham Radikal

Selasa, 31 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polri Berkomitmen Pemberantas Terorisme dan Paham Radikal.(Foto: Kapolri, ist)

Polri Berkomitmen Pemberantas Terorisme dan Paham Radikal.(Foto: Kapolri, ist)

Pilarportal.com, Jakarta – Polri melalui Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengungkap data penindakan tersangka terorisme yang dilakukan sejak 2023 hingga saat ini.

Dalam penanggulangan terorisme, Polri selalu mengedepankan Preventive Strike agar pelaku dapat diamankan sebelum melaksanakan aksinya.

“Langkah ini menghasilkan zero attack sepanjang tahun 2023 sampai dengan 2024 dengan total 196 tersangka yang diamankan,” jelas Kapolri dalam paparan capaian kinerja Polri tahun 2024 di Rupatama, Jakarta Selatan, Selasa (31/12/24).

Jenderal Sigit menerangkan, terorisme dan radikalisme merupakan permasalahan global yang terjadi hampir di seluruh negara.

Berdasarkan Survei Global Terrorism Index (GTI) tahun 2024, Indonesia masih tergolong ke dalam negara dengan dampak terorisme menengah (Medium impacted) dengan peringkat 31 dari 163 Negara.

Ditegaskan Kapolri, pihaknya terus berupaya untuk menanggulangi terorisme dengan menggunakan soft approach dan hard approach.

Selain itu, Polri juga terus meningkatkan upaya deradikalisasi sehingga para pelaku teror dan keluarganya dapat terbebas dari ideologi menyimpang.

“Sepanjang tahun 2024, terdapat 8.118 Napiter dan keluarganya yang dilakukan deradikalisasi, 18 termasuk pada tanggal 21 Desember 2024 telah dilaksanakan pembubaran kelompok terorisme Jamaah Islamiyah (JI) yang dihadiri oleh 1.315 Eks anggota JI di Surakarta, Jawa Tengah,” ungkap Kapolri.

BACA JUGA  Kapolri Pastikan Siap Amankan dan Kawal Rute Pelantikan Presiden

Lebih lanjut Kapolri menerangkan, untuk meningkatkan penegakan hukum terhadap pelaku terorisme, Polri juga terus memperkuat hubungan dengan instansi dari dalam dan luar negeri.

“Sampai dengan saat ini, Polri telah menjalin kerja sama dengan 11 Kementerian/ Lembaga maupun stakeholder luar negeri dan 6 Kementerian/Lembaga dalam negeri,” ujar Kapolri.

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Wakapolda Sulut Ingatkan Personel Teladani Semangat Pahlawan
Polri Tembus Gelap Malam Evakuasi Warga Terdampak Gempa di Manggarai Timur
Pawai Obor Taptu Meriahkan HUT ke-81 RI di Sulawesi Utara
Kapolri Instruksikan Gerak Cepat Bantu Warga yang Terdampak Gempa di NTT
Usai Menikam Korban, FRW Diamankan TIM URC Resmob Tomohon
76 Pelajar Resmi Jadi Paskibraka 2026, Dua Wakili Sulawesi Utara
Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascagempa NTT
Polri Bongkar Jaringan Emas Ilegal, Dua WN India Diamankan di Jakarta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:06

HUT ke-81 RI, Wakapolda Sulut Ingatkan Personel Teladani Semangat Pahlawan

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:13

Polri Tembus Gelap Malam Evakuasi Warga Terdampak Gempa di Manggarai Timur

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:34

Pawai Obor Taptu Meriahkan HUT ke-81 RI di Sulawesi Utara

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:32

Kapolri Instruksikan Gerak Cepat Bantu Warga yang Terdampak Gempa di NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:25

Usai Menikam Korban, FRW Diamankan TIM URC Resmob Tomohon

Berita Terbaru

Sebanyak 1.874 narapidana dan anak binaan di Sulawesi Utara menerima remisi dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Ket Foto: Perwakilan WBP yang mendapat remisi bersama Kakanwil Ditjenpas Sulut Haposan Silalahi dan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus serta Wakil Gubernur Victor Mailangkay. (Foto:Yudi/Pilar)

Sulawesi Utara

HUT ke-81 RI, 1.874 Warga Binaan di Sulut Terima Remisi

Senin, 17 Agu 2026 - 16:26