Tiga Warga Minut Tewas Diserang KKB di Yahukimo Papua, Warga Desa Kawangkoan Baru Berduka

Rabu, 21 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga warga Minahasa Utara tewas diserang KKB di Yahukimo Papua. Warga Desa Kawangkoan Baru berduka dan mendukung upaya kamtibmas

Tiga warga Minahasa Utara tewas diserang KKB di Yahukimo Papua. Warga Desa Kawangkoan Baru berduka dan mendukung upaya kamtibmas

Pilarportalcom, Manado – Tiga warga Minahasa Utara tewas diserang KKB di Yahukimo Papua. Warga Desa Kawangkoan Baru berduka dan mendukung upaya kamtibmas Polda Sulut dan Pemda Minut

Empat warga Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara, dilaporkan menjadi korban penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (6/4/2025), saat para korban tengah bekerja sebagai pendulang emas di kawasan pertambangan. Tiga orang dikabarkan tewas, sementara satu lainnya berhasil selamat.

Keempat korban diketahui berasal dari Jaga XII, Desa Kawangkoan Baru, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.

Identitas korban:

  • C. D (30)
  • S. H (43)
  • F. B (29)
  • S. K (17)

Menurut informasi yang dihimpun, C.D dan S.K adalah warga Jaga 12, sementara dua lainnya juga berdomisili di wilayah yang sama.

Keempat korban disebut memiliki hubungan keluarga dan kedekatan sebagai tetangga.

Kabar duka ini mengagetkan masyarakat Desa Kawangkoan Baru. Pemerintah setempat membenarkan adanya laporan tersebut.

Pada Jumat (11/4/2025), Camat Kalawat bersama Hukum Tua dan perangkat desa mengunjungi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa.

BACA JUGA  Tiga Warga Minut Tewas dalam Penyerangan Brutal di Yahukimo Papua, Satu Korban Selamat Alami Trauma

“Kami masih menunggu kepastian informasi ini. Memang dari keterangan keluarga, ada beberapa orang yang meninggal,” ujar Kepala Jaga XII.

Suasana duka menyelimuti rumah keluarga korban. Sejak dua malam terakhir, telah digelar ibadah penghiburan.

Tenda duka tampak berdiri di halaman rumah, dan warga terus berdatangan menyampaikan simpati.

Salah satu tokoh masyarakat, Sdr. Adri, warga Kampung Loyang, Desa Kawangkoan Baru, menyampaikan harapannya agar kasus ini diusut tuntas oleh pihak berwenang.

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap program Kamtibmas dari Polda Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Minut, guna menjaga kerukunan antar suku dan ras di Sulawesi Utara.

Berita Terkait

Bapas Manado Gandeng TNI, Polri, dan Pemda Perkuat Pendampingan Klien Pemasyarakatan
Bupati Minsel Didampingi Forkopimda Minsel Hadiri Pemakaman Almarhum Farry Repi
Buron Kasus Penganiayaan di Bahu Ditangkap Polsek Malalayang, Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan
Bapas Manado Terima Lima Klien Pidana Pengawasan dari Kejari Minut
Kortas Tipikor Polri Dapat Dukungan DPR Usut Korupsi Batu Bara
Diduga Masuk Secara Ilegal, Dua WN Filipina Diserahkan KODAERAL VIII ke Imigrasi Sulut
Polda Sulut Bongkar Pabrik Senjata Tajam Ilegal, Polisi Putus Jalur Pasokan Pelaku Kriminal
NCB Interpol Indonesia Tangkap Buronan Beijing, Diduga Terlibat Sindikat Scam Internasional
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:54

Bapas Manado Gandeng TNI, Polri, dan Pemda Perkuat Pendampingan Klien Pemasyarakatan

Senin, 3 Agustus 2026 - 04:01

Bupati Minsel Didampingi Forkopimda Minsel Hadiri Pemakaman Almarhum Farry Repi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:45

Buron Kasus Penganiayaan di Bahu Ditangkap Polsek Malalayang, Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:10

Bapas Manado Terima Lima Klien Pidana Pengawasan dari Kejari Minut

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:26

Kortas Tipikor Polri Dapat Dukungan DPR Usut Korupsi Batu Bara

Berita Terbaru