Pilarportal.com,Minahasa – Wakil Bupati Minahasa, Ibu Vanda Sarundajang, SS, menerima kunjungan audiensi dari Tim Evangelische Kirche in Hessen und Nassau (EKHN), sebuah lembaga gereja terkemuka dari Jerman, bertempat di Ruang Kerja Wakil Bupati Minahasa pada Senin (20/10/2025).
Audiensi penting ini dipimpin langsung oleh Christina Schnepel, selaku Ketua Oikumene EKHN, dan bertujuan untuk memfinalisasi serta memperkuat kerangka kerja sama lintas negara antara Pemerintah Kabupaten Minahasa dengan pihak gereja dan lembaga keagamaan di Jerman.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, kedua pihak sepakat untuk memfokuskan kerja sama pada tiga pilar utama: kemanusiaan, pendidikan, dan penguatan nilai-nilai toleransi serta kerukunan antarumat beragama.
Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan selamat datang kepada rombongan EKHN. Beliau menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa sangat mendukung inisiatif kerja sama internasional yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kehidupan beragama yang rukun dan damai di Minahasa.

”Kerja sama ini adalah bukti komitmen Minahasa dalam merajut persaudaraan global. Kami percaya, melalui kolaborasi dengan EKHN Jerman, kita dapat mengakselerasi program-program pro-rakyat, terutama dalam memperkuat fondasi kerukunan yang telah lama menjadi identitas Minahasa,” ujar Ibu Vanda.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati adalah tokoh-tokoh kunci dalam upaya menjaga kerukunan daerah, termasuk Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Minahasa, Pdt. Dr. Evert A.A. Tangel, MPDK bersama anggota FKUB. Kehadiran FKUB menegaskan fokus kerja sama pada dimensi kerukunan antaragama.
Selain itu, turut hadir pula Kaban Kesbangpol Ir. Jani Moniung, Kabag Kesra Dr. Giovani Rorora, M.Th, serta Kabag Prokopim Ricky Laloan, SH.
Kunjungan delegasi EKHN Jerman ini diharapkan menjadi momentum emas dalam mempererat hubungan persaudaraan antarumat beriman serta memperkokoh kerja sama internasional di bidang sosial-keagamaan, menjadikan Minahasa sebagai model kerukunan yang diakui secara global







