Polresta Manado Klarifikasi Penanganan Kasus Makeret

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Polresta Manado.(Foto Istimewa)

Gedung Polresta Manado.(Foto Istimewa)

MANADO, Pilarportal.com — Polresta Manado memberikan klarifikasi resmi terkait penanganan kasus Makeret menyusul pernyataan keluarga korban GS bersama kuasa hukum.

Kepolisian menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan dan saat ini terus didalami melalui tahapan penyelidikan dan penyidikan, Minggu (25/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Ewin Kristanto melalui Kasi Humas Polresta Manado IPTU Agus Haryono menjelaskan, dalam perkembangan penanganan perkara tersebut, pihak kepolisian telah mengamankan dua orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa dimaksud.

“Satu orang berinisial VP (18) telah ditetapkan sebagai tersangka. Yang bersangkutan saat ini sudah dilakukan penahanan dan ditempatkan di Rumah Tahanan Polresta Manado,” jelas IPTU Agus.

Sementara itu, terhadap satu orang lainnya berinisial MVW (15), hasil penyelidikan dan penyidikan sementara belum menemukan adanya unsur keterlibatan dalam tindak pidana tersebut. Atas dasar itu, MVW ditetapkan berstatus sebagai saksi dan tidak dilakukan penahanan.

Namun demikian, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur, Polresta Manado untuk sementara waktu belum memulangkan MVW ke pihak keluarga.

BACA JUGA  Tim Delta Polresta Manado Amankan 3 Pelaku Penganiayaan di Jembatan Tumumpa

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan serta perlindungan terhadap saksi anak sambil menunggu hasil pendalaman lanjutan dari penyidik.

“Saat ini penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap para saksi untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian,” tambahnya.

Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk menangani setiap perkara secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk menjunjung tinggi prinsip perlindungan terhadap anak dan hak asasi manusia.

Di akhir keterangannya, IPTU Agus Haryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan hoaks maupun spekulasi yang dapat memperkeruh situasi. Percayakan proses hukum kepada kepolisian. Apabila memiliki informasi yang relevan, silakan disampaikan secara resmi kepada Polresta Manado,” pungkasnya.

Berita Terkait

Empat Pria Diamankan Polres Mitra Usai Pamer Senjata Rakitan dan Unggah Ancaman di Medsos
Polresta Manado Ungkap 7 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 3.545 Jiwa Berhasil Diselamatkan
URC Resmob Polda Sulut Ungkap Penikaman Polisi dan Prostitusi Online di Hotel Manado
Kapolda Sulut Letakkan Batu Pertama Gedung Satpas Polres Minsel, Tingkatkan Pelayanan SIM
Jelang Akhir Musim Haji 2026, Polri dan Arab Saudi Evaluasi Tata Kelola dan Keamanan Jemaah
Tim Bulutangkis Polri Juara SEA Police Badminton Championship 2026, Borong 4 Emas dan 2 Perak
Polda Sulut Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wakapolda Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa
Kakorlantas Polri Tegaskan Polantas Harus Dekat dengan Masyarakat saat Program Polantas Menyapa di Jepara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:31 WITA

Empat Pria Diamankan Polres Mitra Usai Pamer Senjata Rakitan dan Unggah Ancaman di Medsos

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:43 WITA

Polresta Manado Ungkap 7 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 3.545 Jiwa Berhasil Diselamatkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:39 WITA

URC Resmob Polda Sulut Ungkap Penikaman Polisi dan Prostitusi Online di Hotel Manado

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:02 WITA

Kapolda Sulut Letakkan Batu Pertama Gedung Satpas Polres Minsel, Tingkatkan Pelayanan SIM

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:56 WITA

Jelang Akhir Musim Haji 2026, Polri dan Arab Saudi Evaluasi Tata Kelola dan Keamanan Jemaah

Berita Terbaru