Viral Video Aipda VAK Mundur dari Polri, Polda Sulut Tegaskan Hoaks dan Distorsi Fakta

Jumat, 3 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan

Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan

MANADO, Pilarportal.comPolda Sulawesi Utara memberikan klarifikasi terkait beredarnya potongan video di media sosial yang menarasikan pengunduran diri Aipda VAK dari institusi Polri.

Melalui Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, ditegaskan bahwa informasi yang beredar luas tersebut merupakan distorsi fakta atau hoaks.

Berdasarkan hasil klarifikasi yang dilakukan oleh Paminal Bidpropam Polda Sulut pada Kamis (2/4/2026), Aipda VAK mengakui bahwa video tersebut memang dibuat secara pribadi sebagai kenang-kenangan menjelang masa pensiunnya per 1 April 2026.

“Video asli hanya berisi ucapan terima kasih kepada institusi Polri, tanpa ada narasi negatif seperti yang beredar saat ini,” jelas Kombes Pol Alamsyah.

Ia menambahkan, konten yang viral telah diedit oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan menambahkan teks provokatif yang tidak pernah disetujui oleh yang bersangkutan.

Dalam video aslinya, VAK justru menyampaikan rasa bangga terhadap institusi Polri serta menegaskan komitmennya melalui semboyan “Sekali Bhayangkara, tetap Bhayangkara”.

Kabid Humas juga menegaskan bahwa Aipda VAK merupakan korban penyalahgunaan konten pribadi oleh pihak ketiga.

“Hasil klarifikasi menunjukkan yang bersangkutan tidak terlibat dalam penyebaran hoaks maupun upaya mendiskreditkan institusi. Loyalitasnya terhadap Polri tetap terjaga,” tegasnya.

Terkait mutasi VAK ke Polres Kepulauan Talaud, Polda Sulut menyebut hal tersebut sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang biasa dilakukan.

“Mutasi merupakan hal lumrah dalam tubuh Polri sebagai bagian dari Tour of Duty dan Tour of Area untuk penyegaran organisasi,” ujarnya.

Selain itu, diketahui bahwa pengunduran diri VAK telah diajukan sejak tahun 2025 atas kemauan pribadi, bukan karena pemecatan ataupun tekanan dari pihak tertentu.

Polda Sulut pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh konten hasil editan yang dapat menyesatkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolri Tunjuk Royke Langie Jadi Astamaops, Yudo Hermanto Jabat Kapolda Sulut
Kapolri Dorong Garda Satya NKRI Perkuat Persatuan dan Kamtibmas
Tiga Anak Diduga Terlibat Curanmor di Bitung, Dua Motor Vario Disita Polisi
Kapolri Listyo Sigit Diangkat Jadi Anggota Kehormatan KSBSI
Kebakaran Lahan Kosong di Maumbi Minut Berhasil Dipadamkan, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polwan Polda Sulut Berbagi di Rumah Ibadah, Semarak Hari Jadi ke-78 dengan Aksi Toleransi
Polda Sulut Imbau Orang Tua Jaga Anak dari Aksi Berpotensi Ricuh, Keselamatan Jadi Prioritas
Jumat Berkah, Polairud Polda Sulut Kirim 72 Ribu Liter Air Bersih ke Bunaken dan Manado Tua

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:25

Kapolri Tunjuk Royke Langie Jadi Astamaops, Yudo Hermanto Jabat Kapolda Sulut

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:37

Tiga Anak Diduga Terlibat Curanmor di Bitung, Dua Motor Vario Disita Polisi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:31

Kapolri Listyo Sigit Diangkat Jadi Anggota Kehormatan KSBSI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:41

Kebakaran Lahan Kosong di Maumbi Minut Berhasil Dipadamkan, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:17

Polwan Polda Sulut Berbagi di Rumah Ibadah, Semarak Hari Jadi ke-78 dengan Aksi Toleransi

Berita Terbaru