Presiden Prabowo Percepat Revitalisasi 71 Ribu Sekolah dan Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Jakarta, Pilarportal.comPresiden Prabowo Subianto mempercepat pelaksanaan program prioritas di sektor pendidikan melalui revitalisasi puluhan ribu sekolah serta pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di berbagai daerah.

Program tersebut dibahas dalam pertemuan Presiden dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Abdul Mu’ti melaporkan bahwa program revitalisasi sekolah tahun 2025 telah terealisasi 100 persen dengan menjangkau 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan nasional.

Untuk tahun 2026, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp14 triliun yang disetujui DPR guna merevitalisasi 11.744 satuan pendidikan.

Selain itu, pemerintah juga menambah cakupan program hingga mencapai total 71.744 satuan pendidikan yang akan mendapatkan revitalisasi mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Menurut Abdul Mu’ti, program revitalisasi sekolah tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

BACA JUGA  Nanik S. Deyang Nahkodai Badan Gizi Nasional

Sistem pelaksanaan yang menggunakan pola swakelola memungkinkan sekolah melibatkan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan dan perbaikan fasilitas.

Pemerintah memperkirakan program tersebut mampu menyerap sekitar 1,1 juta tenaga kerja di berbagai daerah dengan masa pekerjaan antara tiga hingga delapan bulan.

Langkah ini diharapkan turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Program revitalisasi sekolah juga mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Banyak sekolah yang selama puluhan tahun belum tersentuh pembangunan kini memperoleh fasilitas belajar yang lebih layak dan memadai.

Selain revitalisasi sekolah, pemerintah juga mempercepat pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai bagian dari pengembangan pendidikan unggulan nasional.

Sekolah ini dirancang sebagai sekolah berkualitas tinggi tanpa sistem asrama dengan standar pendidikan yang terintegrasi.

Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi di berbagai daerah. Sejumlah lokasi telah diseleksi dan sebagian akan mulai beroperasi tahun ini, termasuk satu sekolah di Ibu Kota Nusantara (IKN).

BACA JUGA  Lembaga dengan Citra Terbaik, Polri Mendapatkan Pujian

Melalui percepatan revitalisasi lebih dari 71 ribu sekolah dan pembangunan sekolah unggulan baru, pemerintah menegaskan komitmennya menghadirkan akses pendidikan yang merata, berkualitas, dan modern bagi seluruh anak Indonesia, termasuk yang berada di wilayah pelosok dan daerah terpencil.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Sumber Berita: BPMI Setpres

Berita Terkait

Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Energi Alternatif, Harga BBM Subsidi Tetap
Cadangan Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton, Bapanas Sebut Tertinggi Sepanjang Sejarah
Presiden Prabowo di Munas HIPMI: Nasionalisme Kunci Kemajuan Ekonomi Bangsa
Delapan Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan kepada Prabowo
Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Baru
Prabowo Tunjuk Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Jaksa Agung Buka Musrenbang 2026, Transformasi Digital Jadi Fokus Kejaksaan Menuju Indonesia Emas
Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi Korupsi di Program MBG

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:34 WITA

Presiden Prabowo Percepat Revitalisasi 71 Ribu Sekolah dan Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:49 WITA

Cadangan Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton, Bapanas Sebut Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:46 WITA

Presiden Prabowo di Munas HIPMI: Nasionalisme Kunci Kemajuan Ekonomi Bangsa

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:06 WITA

Delapan Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan kepada Prabowo

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:38 WITA

Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Baru

Berita Terbaru