JAKARTA, Pilarportal.com –Mendagri Muhammad Tito Karnavian menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk sektor perumahan.
Menurut Tito, Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap masyarakat berpenghasilan rendah yang masih menempati rumah tidak layak huni di berbagai daerah di Indonesia.
“Bapak Presiden sangat peduli dengan rakyat kecil, termasuk urusan perumahan karena merupakan kebutuhan mendasar yang sangat diperlukan masyarakat,” ujar Tito, Senin (22/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengungkapkan, saat ini masih terdapat sekitar 30 juta rumah tidak layak huni yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pemerintah terus mendorong percepatan penanganan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang dijalankan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP).
Program tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, sehat, dan aman.
Selain melalui program pemerintah, Tito juga menilai keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan perumahan sangat penting untuk membantu mengatasi kebutuhan hunian masyarakat.
Khusus di Papua, persoalan rumah tidak layak huni masih menjadi tantangan besar. Berdasarkan data pemerintah, sekitar 30 persen masyarakat di wilayah tersebut masih tinggal di rumah yang belum memenuhi standar kelayakan.
Bahkan, jumlah rumah tidak layak huni di Papua tercatat mencapai sekitar 71.500 unit. Persentase rumah tidak layak huni di Provinsi Papua mencapai 32,5 persen, sementara di Papua Pegunungan angkanya mendekati 80 persen.
Tito memberikan apresiasi kepada KemenPKP yang terus menjalankan program bedah rumah dan mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Menurutnya, program BSPS tidak hanya meningkatkan kualitas tempat tinggal warga, tetapi juga berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.
Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)
Editor : YUDI HM
























Komentar