Mendagri: Presiden Prabowo Prioritaskan Program Perumahan untuk Rakyat

Bapak Presiden sangat peduli dengan rakyat kecil

Senin, 22 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri Muhammad Tito Karnavian

Mendagri Muhammad Tito Karnavian

JAKARTA, Pilarportal.com –Mendagri Muhammad Tito Karnavian menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk sektor perumahan.

Menurut Tito, Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap masyarakat berpenghasilan rendah yang masih menempati rumah tidak layak huni di berbagai daerah di Indonesia.

“Bapak Presiden sangat peduli dengan rakyat kecil, termasuk urusan perumahan karena merupakan kebutuhan mendasar yang sangat diperlukan masyarakat,” ujar Tito, Senin (22/6/2026).

Ia mengungkapkan, saat ini masih terdapat sekitar 30 juta rumah tidak layak huni yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah terus mendorong percepatan penanganan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang dijalankan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP).

Program tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, sehat, dan aman.

Selain melalui program pemerintah, Tito juga menilai keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan perumahan sangat penting untuk membantu mengatasi kebutuhan hunian masyarakat.

BACA JUGA  Wabup Minahasa Vanda Sarundajang Rakor Virtual Dengan Kemendagri RI Bahas Pengendalian Inflasi

Khusus di Papua, persoalan rumah tidak layak huni masih menjadi tantangan besar. Berdasarkan data pemerintah, sekitar 30 persen masyarakat di wilayah tersebut masih tinggal di rumah yang belum memenuhi standar kelayakan.

Bahkan, jumlah rumah tidak layak huni di Papua tercatat mencapai sekitar 71.500 unit. Persentase rumah tidak layak huni di Provinsi Papua mencapai 32,5 persen, sementara di Papua Pegunungan angkanya mendekati 80 persen.

Tito memberikan apresiasi kepada KemenPKP yang terus menjalankan program bedah rumah dan mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

Menurutnya, program BSPS tidak hanya meningkatkan kualitas tempat tinggal warga, tetapi juga berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Penulis : Yudi Mintalangi (UKW 24799)

Editor : YUDI HM

Berita Terkait

Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar
Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi
Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan
Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi
Presiden Prabowo: BRICS Harus Perkuat Suara Global South Tentukan Masa Depan Dunia
Prabowo Terima Dubes AS di Hambalang, Bahas Kerja Sama Strategis
Kapolri Perintahkan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau
Presiden Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Bahas Hubungan Strategis Indonesia-Rusia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 06:02

Prabowo Bahas Tata Kelola Gambut dan Strategi Pencegahan Karhutla Bersama Pakar

Selasa, 22 September 2026 - 08:30

Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi

Senin, 14 September 2026 - 19:53

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Senin, 14 September 2026 - 08:02

Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi

Senin, 14 September 2026 - 06:05

Presiden Prabowo: BRICS Harus Perkuat Suara Global South Tentukan Masa Depan Dunia

Berita Terbaru

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi keluarga yang terdampak secara ekonomi.

Manado

Lapas Manado Salurkan Bansos untuk Keluarga WBP

Jumat, 25 Sep 2026 - 19:26